Radio Kota Batik
News Ticker :

Berita Terbaru

Petugas Gabungan Sidak Peredaran Daging

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Rabu, 01 Oktober 2014 | 21.24

Untuk menghindari beredarnya daging tidak layak konsumsi di tengah masyarakat saat hari raya Idul Adha, petugas gabungan dari Pemkot Pekalongan bersama Polresta setempat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar tradisional pada, Rabu 1 Oktober 2014.

Dalam sidak yang digelar tersebut, petugas langsung melakukan penyisiran dan pengecekan terhadap semua daging yang akan menjadi konsumsi masyarakat ini.

Kepada Radio Kota Batik, Koordinator Rumah Pemotongan Hewan setempat, Kasim Sumadi mengatakan, bahwa selama penyisiran tidak ditemukan adanya daging gelonggongan dan sejenisnya beredar di pasaran.

Langkah pengawasan terhadap daging tidak layak konsumsi ini lebih diintensifkan menjelang hari raya Idul Adha, supaya Kota Pekalongan tetap aman dari peredaran daging tak layak konsumsi tersebut.

Sedangkan untuk harga daging terutama daging sapi saat ini masih stabil pada kisaran 95 ribu rupiah perkilogram. Menjelang hari raya Idul adha, harga sapi hidup justru lebih mahal dibandingkan harga daging lainnya.

Sementara, harga daging kambing diprediksi akan melambung cukup tinggi saat hari H Idul Adha. Harga per kilogramnya bisa mencapai 150 ribu rupiah dibandingkan hari biasanya yang hanya dikisaran 110 ribu rupiah.

(Anjar R – Dirhamsyah)

BMKG Prediksi Musim Pancaroba Sampai November

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memperkirakan masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan di wilayah pantura Pekalongan akan terjadi pada November nanti.

Prakirawan BMKG Tegal, Hendy Andriyanto mengatakan, pada musim transisi ini masyarakat akan menjumpai cuaca yang berubah ubah, seperti hujan dengan durasi pendek kemudian tiba tiba panas.

Hendy menjelaskan, masa transisi kebanyakan terjadi sekitar satu bulan, setelah itu cuaca akan stabil begitu memasuki musim penghujan.

Hendy menambahkan, wilayah Pantura bagian selatan diperkirakan akan memasuki musim hujan lebih awal, yaitu pada pertengahan November.

(Ella-Dirhamsyah)

Warga Miskin di Daerah Rob Dapat Keringanan Bayar PBB

Dinas Pendapatan Pengelolaan dan Aset Daerah Kota Pekalongan menyatakan akan memberikan keringanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan pada warga tidak mampu, terutama di kawasan langganan rob.

Keringanan tersebut maksimal mencapai 75 persen dari nilai pajak yang dibebankan.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang PBB dan BPHTB, Dede Umi Hani kepada Radio Kota Batik, menyusul masih banyaknya warga yang belum membayar pajak PBB, terutama di Kecamatan Pekalongan Utara. Seperti diantaranya Pabean, Bandengan, Panjang Baru.

Menurut Dede Umi Hani, warga dan pihak kelurahan sebetulnya bisa mengajukan secara kolektif permohonan pengurangan pajak yang dikenakan. Karena dalam peraturan Walikota juga memperbolehkan adanya keringanan pembayaran pajak.

Dede Umi Hani menambahkan, saat ini memang sudah ada yang mengajukan permohonan keringanan permohonan pajak, namun jumlahnya masih sedikit sekali.

(Ella – Dirhamsyah)

Harga Daging Ayam di Kota Pekalongan Turun

Menjelang Idul Adha harga komoditas sumber protein hewani seperti daging ayam di sejumlah pasar tradisional Kota Pekalongan turun dari kisaran 32 sampai 34 ribu rupiah menjadi 30 ribu rupiah per kilogram pada 1 Oktober 2014.

Kepada Radio Kota Batik, Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Banyurip, Sutriyah mengatakan, turunnya harga ayam ini kemungkinan besar disebabkan stoknya saat ini masih cukup banyak.

Berbeda dengan daging ayam, harga daging sapi hingga kini masih stabil dikisaran 95 ribu rupiah per kilogram.

Menurut salah seorang pedagang daging sapi, Sarkomah, daging sapi biasanya akan mengalami kenaikan harga pada momen Idul Fitri dibandingkan Idul Adha.

(Anjar R – Dirhamsyah)

Dinkes Terbitkan Ratusan Surat Ijin Praktek

Dinas Kesehatan Kota Pekalongan menyatakan, setiap tahun telah mengeluarkan ratusan Surat Ijin untuk Praktek Sarana dan Tenaga Kesehatan.

Kasie Akreditasi Dinkes setempat, Sugiharto mengatakan, dalam setiap tahunnya ada 200 hingga 300 Surat Ijin Praktek yang diterbitkan.

Dimana dari ratusan yang diterbitkan itu didominasi oleh profesi perawat serta disusul kemudian profesi bidan.

Sugiharto menambahkan, sebelum membuka layanan kepada masyarakat setiap tenaga kesehatan wajib memiliki SIP atau Surat Ijin Praktek. Dimana SIP tersebut masa berlakunya selama 5 tahun.

(Ella-Dirhamsyah)

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengroyokan Mandor

Jajaran Polres Batang masih memburu dua orang pelaku pengroyokan yang menewaskan Septian Satya Mandala, mandor proyek pembangunan jalan Ujungnegoro-Sigandu, Kabupaten Batang, pada Senin malam kemarin.

Sebelumnya polisi juga telah menangkap dua pelaku pengroyokan lainya yaitu Slamet Satoso dan Agus yang merupakan warga Desa Depok, Kecamatan Kandeman.

Juru Bicara Polres Batang, Ajun Komisaris Polisi Machsus kepada Radio Kota Batik mengatakan, dari hasil pemeriksaan menunjukan bahwa kedua pelaku yang tertangkap terbukti ikut melakukan penggroyokan terhadap Septian Satya Mandala hingga menyababkan korban meninggal dunia.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua pelaku saat ini harus mendekam di sel tahanan mapolres setempat dan terancam pasal 178 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

(Dany W – Dirhamsyah)

Lahan Kosong di Klego Terbakar

Lahan kosong milik Haji Marzuki yang terletak di jalan Truntum Kelurahan Klego, Pekalongan Timur, Selasa petang kemarin terbakar.

Peristiwa ini sempat membuat warga disekitar lokasi panik karena takut api merembet ke rumah milik mereka.

Warga setempat, Simuh kepada Radio Kota Batik mengatakan, kobaran api terlihat sekitar pukul 18.30 WIB, saat warga disekitar lokasi langsung keluar rumah dan bergotong royong untuk memadamkan api.

Namun beberapa saat kemudian api kembali menyala dan membesar karena tertiup angin. Hal ini membuat ilalang yang ada dilahan kosong tersebut dengan mudah terbakar.

Sementara, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD setempat, Hengky Susilo Hadi mengatakan, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran lahan kosong tersebut.

Menurut Hengky, dua unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, sehingga api tidak sampai meluas atau merembet ke pemukiman warga.

(Dany – Kiki – Dirhamsyah)

Makanan Impor Tak Berlabel Halal Marak Beredar

Petugas gabungan dari Pemkot Pekalongan dan Polres Pekalongan Kota menemukan puluhan produk makanan impor yang tidak mencantumkan label halal.

Dan sebagian tidak berbahasa Indonesia, saat melakukan sidak di sejumlah pusat perbelanjaan modern di wilayahnya, Rabu 1 Oktober 2014.

Selain itu, petugas juga menemukan produk makanan lainnya yang sudah kadaluarsa. Sedangkan di Pasar Banyurip, hanya ditemukan beberapa makanan yang kemasannya rusak seperti penyok.

Kepada Radio Kota Batik, Kasi Perlindungan Konsumen dan Metrologi Disperindagkop dan UMKM setempat, Adi Purwanto mengatakan, kali ini pihaknya masih memberikan toleransi.

Sementara pengelola hanya diberi peringatan serta diminta untuk menarik barang-barang tersebut agar tidak dipajang dan dimasukan ke dalam gudang.

Kedepan, pihaknya tidak akan segan untuk melakukan penyitaan serta memanggil pihak manajemen jika kembali memperjualbelikan produk tersebut pada masyarakat.

Adi Purwanto menambahkan, sidak ini digelar dalam rangka pengawasan peredaran makanan dan minuman menjelang hari Raya Idul Adha. Sidak akan dilakukan hingga Kamis 2 September 2014 dan terdiri dari dua tim gabungan.

(Anjar R – Dirhamsyah)

Polisi Ringkus Pengecer Judi Togel

Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pekalongan Kota meringkus seorang pengecer kupon judi togel.

Penangkapan ini merupakan upaya nyata pihak kepolisian dalam memberantas perjudian di wilayah Kota Batik.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota, Ajun Komisaris Polisi Bambang Purnomo kepada Radio Kota Batik mengatakan, penangkapan tersangka Amat Rozi, warga Kelurahan Poncol Pekalongan Timur, berdasarkan hasil informasi warga yang resah akan ulahnya.

Informasi warga yang masuk langsung ditindak lanjuti polisi dan kemudian melakukan pengintaian beberapa saat. Sehingga akhirnya tersangka bisa ditangkap di rumahnya bersama barang bukti kertas rekapan togel dan uang tunai.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka kini mendekam di sel tahanan mapolres setempat, dan terancam pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

(Dany W – Dirhamsyah)

Dinkes Nyatakan Pembuatan Surat Ijin Praktek Gratis

Dinas Kesehatan Kota Pekalongan menyatakan bahwa penerbitan Surat Ijin Praktek sarana dan tenaga kesehatan tidak dipungut biaya alias gratis.

Apalagi untuk prosesnya hanya memakan waktu 14 hari saja sejak permohonan diterima hingga penerbitan SIP.

Kasie Akreditasi Dinkes setempat, Sugiharto mengatakan, sebelumnya penerbitan SIP dikenai retribusi. Namun sejak tahun 2011 sesuai dengan peraturan Perpajakan, perijinan kesehatan ini tidak diperbolehkan dikenai biaya retribusi.

Bagi tenaga kesehatan seperti perawat, bidan, dokter, apoteker, dan tenaga kesehatan lain, diminta membuat SIP sebelum membuka layanan kesehatan pada masyarakat luas.

Menurut Sugiharto, Surat Ijin Praktek ini berlaku hingga 5 tahun. Dan setelah itu sarana dan tenaga kesehatan wajib melakukan perpanjangan kembali.

Sugiharto menambahkan, setelah penerbitan SIP itu, Dinas kesehatan juga melakukan pengawasan. Jika diketahui melakukan kesalahan seperti mal praktek, SIP akan dicabut.

(Ella – Dirhamsyah)

Puncak Kemarau di Pantura Sudah Lewat

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan puncak musim kemarau yang terjadi di wilayah Pantura ternyata sudah lewat.

Menurut Prakirawan BMKG Tegal, Hendy Andriyanto, berdasarkan pantauan cuaca maupun prediksi siklus musim untuk tahun 2014 ini, puncak musim kemarau terjadi pada Agustus dan September.

Dimana pada saat puncak musim kemarau, suhu di pantura tercatat hingga 34 derajat celcius. Sehingga cuaca panas dan hembusan angin yang kering memicu peningkatan suhu secara drastic.

Hendy menambahkan, meskipun pada puncak musim kemarau suhu mencapai 34 derajat. Namun itu masih dikatakan normal, karena dikatakan ekstrim jika suhu melebihi 35 derajat celcius.

( Ella- Dirhamsyah)

Polisi Bekuk 2 dari 4 Pelaku Pengroyokan Mandor

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Selasa, 30 September 2014 | 22.22

Jajaran Polres Batang akhirnya berhasil membekuk 2 dari 4 pelaku penggroyokan yang menewaskan mandor proyek jalan Sigandu-Ujung Negoro Septian Stya Mandala, pada Senin malam kemarin.

Kapolres Batang, Ajun Komisaris Besar Polisi Widiatmoko, Kepada Radio Kota Batik mengatakan, setelah mendapat laporan adanya penggroyokan itu, polisi segara melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Polisi yang mendapatkan identitas pelaku, kemudian segera mencari pelaku di rumah persembunyiannya, dalam hitungan jam polisi berhasil membekuk pelaku yakni Slamet Santoso dan Agus, keduanya warga Desa Depok, Kecamatan Kandeman.

Sementara itu dua orang pelaku lainya masih belum tertangkap, namun pihak kepolisian sudah mengetahui identitas keduanya dan saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Mandor Proyek Jalan Sigandu- Ujung Negoro Tewas Dikroyok

Septian Satya Mandala warga Selorejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, yang bekerja sebagai mandor proyek jalan Sigandu-Ujung Negoro, di temukan tewas secar amengenaskan setelah dikroyok oleh sejumlah preman kampung di kawasan proyek jalan desa Depok, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin malam.

Rekan korban, Trisno, kepada Radio Kota Batik mengatakan, kejadian itu bermula saat empat orang preman desa Depok datang kelokasi proyek dengan keadaan mabuk, mereka kemudian meminta uang dengan cara memaksa, namun korban menolaknya.

Karena sakit hati tidak diberi uang ke empat preman tersebut langsung menggroyok korban, selain itu rekan korban bernama Abadi warga desa Surjo, Kecamatan Bawang, juga ikut dikroyok, korban Septian Satya Mandala tewas sedangkan Abadi mengalami luka berat.

Kedua korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun naas nyawa korban tidak bisa tertolong karena menderita luka serius pada bagian kepala, sedangkan rekan korban Abadi terpaksa harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit QIM Batang.

Sementara kasus penggroyokan ini masih dalam penyelidikan pihak Polres Batang, polisi kemudian memburu para pelaku yang merupakan warga Desa Depok.

Pilkada Lewat DPRD, Panwaslu Menunggu Intruksi Bawaslu

Pembentukan tim anggota panwaslu Kota Pekalongan sebenarnya akan dilakukan pada bulan November mendatang.

Namun dikarenakan ada perubahan aturan dalam Undang Undang Pilkada, maka saat ini Panwaslu hanya menunggu intruksi dari Bawaslu provinsi Jawa Tengah.

Anggota Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Panwaslu setempat, Bambang Sukoco mengatakan, saat ini pihaknya belum mengetahui tupoksi dari Panwaslu jika Pilkada akan dipilih oleh anggota DPRD.

Menurut Bambang, Undang-undang Pilkada ini masih dalam proses uji materi MK. Sehingga pihaknya hanya menunggu petunjuk tekhnis dari Bawaslu saja. Bambang menambahkan, masa tugas Panwaslu akan berakhir pada bulan Desember 2014 mendatang.

Namun, hingga kini belum diketahui apakah akan ada revisi tugas ataukah ada perpendekan masa tugas dengan disahkannya Pilkada melalui DPR.

Pengguna Kereta Api di Stasiun Pekalongan Semakin Naik

Animo masyarakat untuk menggunakan moda transportasi Kereta Api di Kota Pekalongan semakin menunjukan peningkatan. Hal itu dibuktikan jumlah penumpang setiap harinya di Stasiun Besar Kota Pekalongan menunjukan kenaikan.

Kepada Radio Kota Batik, Wakil Kepala Stasiun, Toni Junanto mengatakan, perhari rata – rata jumlah penumpang yang memanfaatkan transportasi kereta mencapai 700an penumpang. Bahkan jika memasuki akhir pekan, jumlah penumpang akan bertambah banyak lagi hingga seribu lebih.

Menurut Toni, beberapa faktor diakuinya telah menjadi penyebab semakin bertambahnya jumlah penumpang KA.

Diantaranya adalah karena masyarakat sudah semakin enggan berpanas – panasan di jalur pantura. Mengingat volume kendaraan yang semakin meningkat ditambah infrastruktur yang kurang baik. Hal itu tentu membuat jarak tempuh perjalanan menjadi lambat.

Dengan menggunakan kereta, masyarakat lebih akan diuntungkan dengan efesiensi waktu, percepatan perjalanan dengan double trak, menjadikan jarak tempuh lebih cepat.
 
Tune in : FM91.2 | Radio Kota Batik | News,Interaktif,Solutif
Copyright © 2011. Radio Kota Batik - All Rights Reserved
Dikelola oleh Crew RKB Published by Gietbram