Radio Kota Batik
News Ticker :

Berita Terbaru

Banjir Rob di Pekalongan Sudah Turun 50 Persen

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Kamis, 26 Maret 2015 | 21.26

Banjir dari limpasan air laut atau rob di wilayah Kecamatan Pekalongan Utara pada tahun 2015 ini dinilai sudah jauh berkurang dibanding beberapa tahun yang lalu.

Hal tersebut dikatakan oleh Walikota Pekalongan, saat memberikan sambutannya pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang di Gedung Amarta, pada Kamis siang.

Menurut Walikota Basyir Ahmad, meski masih ada daerah yang tergenang rob namun dinilai sudah jauh berkurang sekitar 50 persen dibanding 5 tahun lalu.

Walikota menjelaskan, dengan adanya sudetan serta didukung oleh rumah pompa air, mampu membuat sebagian wilayah Krapyak dan Panjang Wetan tidak tergenang rob lagi.

Walikota menambahkan, saat ini tinggal penanganan rob dan banjir di wilayah sungai Bremi dan Meduri yang masih belum teratasi.

Kalau hujan di wilayah tersebut masih sering banjir karena pendangkalan sungai, sehingga perlu ada penanganan dari Pemkot dan Pemkab Pekalongan.

(Dirhamsyah )

Soko-Duwet Bangun Desa Wisata Edukasi Pertanian

Selain terkenal sebagai lumbung padi di wilayah Kota Pekalongan, Kelurahan Sokoduwet terus berupaya membuat berbagai inovasi untuk menciptakan destinasi wisata berbasis pertanian.

Kepada Radio Kota Batik, Ketua LPM setempat, Bambang Subekti menjelaskan, ide awal pembuatan desa wisata ini berasal dari proyek Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas dari Pemkot.

Proyek yang diberi nama Duwet Green Farm, masih membutuhkan dukungan masyarakat yang sebagian besar masih mengandalkan pertanian untuk bisa belajar pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Bambang menambahkan, Kelurahan Soko-Duwet juga dikenal karena produksi tahu dan krupuknya sehingga dapat menjadi destinasi wisata baru di Kota Pekalongan.

(Kharisma – Dirhamsyah)

Khawatir Anak Tak Kenal Seni Tradisionalnya

Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pekalongan mengimbau masyarakat Kota setempat khususnya orangtua untuk giat melestarikan seni tradisional yang ada wilayahnya.

Kepada Radio Kota Batik, Kabid Pariwisata Dishubparbud Kota Pekalongan, Sigit Mursito mengatakan, caranya adalah dengan sering – sering mengajak putra putrinya minimal menonton pertunjukan seni tradisional.

Sebab saat ini, sudah jarang sekali kegiatan pentas kesenian tradisional yang digelar dan ditampilkan. Hal itu dikhawatirkan justru akan membuat anak – anak lupa bahkan tidak kenal dengan seni tradisionalnya sendiri karena merasa tidak pernah dikenalkan.

Untuk itu, pihaknya mengimbau para orangtua untuk ikut melestarikan kesenian tradisional kota Pekalongan. Sigit menambahkan, pada tanggal 1 – 5 April mendatang pihaknya menggelar Pentas Kolaborasi Seni dalam rangka Hari Jadi 109 Kota Pekalongan. Diharapkan masyarakat ikut berpartisipasi untuk menyaksikan pertunjukan seni tradisional di Kota setempat.

(Dyan Shinta – Dirhamsyah)

Harga Mahal, Daging Sapi Sepi Pembeli

Mahalnya harga daging sapi saat ini, membuat sejumlah pedagang resah akibat omset mereka semakin menurun.

Sari, salah satu pedagang di Pasar Grogolan mengatakan, sebelum adanya kenaikan dirinya bisa menjual 70 kilo daging sapi setiap harinya. Namun saat ini paling hanya 45 atau 50 kilo saja.

Sari menjelaskan, mahalnya daging sapi ini membuat pelanggannya seperti dari kalangan rumah tangga terpaksa beralih ke komoditas lain.

Sementara pelanggan lain seperti penjual bakso juga mengurangi pembelian. Sari berharap, pemerintah bisa kembali membuka kran sapi impor, sehingga dengan pasokan yang berlimpah harga daging sapi bisa ditekan dan pasaran kembali ramai.

(Ella – Dirhamsyah)

BPN Akan Buka Layanan di Pekan Kreatif Nusantara

Badan Pertanahan Nasional Kota Pekalongan akan membuka pelayanan pertanahan dalam rangka memeriahkan Pekan Kreatif Nusantara yang akan digelar di kawasan GOR Jetayu, mulai tanggal 1 sampai tanggal 5 April mendatang.

Kepala BPN setempat, Hery Sulistio kepada Radio Kota Batik mengatakan, dalam kesempatan itu bagi masyarakat yang akan mengurus layanan pertanahan, bisa datang langsung ke stand milik BPN dengan membawa syarat atau berkas yang lengkap sesuai dengan yang dibutuhkan.

Hery menjelaskan, jenis pelayanan yang akan dibuka seperti layanan perubahan sertifikat kelurahan yang di merger, penghapusan hak tangguangan atau Roya, peralihan hak jual beli tanah, pewarisan, Hibah, serta peralihan hak tukar menukar tanah.

Hery menjelaskan, untuk memaksimalkan pelayanan di stand pameran pihaknya akan menyiapkan 10 petugas untuk menjaga dan melayani masyarakat yang akan mengunjungi stand pameran itu.

(Sri Rejeki – Dirhamsyah)

Tidur Lelap, Rumah Polisi Dibobol Maling

Tak hanya rumah warga biasa saja yang disatroni maling, kini kawanan maling itu pun sudah berani melakukan aksinya dengan menyatroni rumah milik Rumah Bripka Cahyo A Dinata, di Desa Langensari Kecamatan Kesesi dibobol maling, Kamis dini hari.

Kasubag Humas Polres Pekalongan, Ajun Komisaris Polisi Gunthur Tri Harjanti mengungkapkan, peristiwa itu diketahui saat korban dan istrinya saat bangun pada subuh sekitar pukul 5 pagi.

Menurut Guntur, setelah dicek ternyata sejumlah barang berharga milik korban ada yang hilang dan kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kesesi.

Sementara istri korban, Dewi Wulandari mengatakan, kondisi disekitar rumah dalam keadaan sepi dan dekat dengan kebun tebu. Pelaku masuk dengan cara mencongkel jendela yang berada samping rumahnya lalu masuk ke kamar utama dan kamar anak.

Menurut Dewi, pelaku berhasil menggondol sejumlah barang berharga diantaranya 2 unit HP merk Oppo dan Lenovo, 1 Ipad, 1 laptop Acer, 1 dompet surat-surat berharga seperti ATM dan KTP.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Kerugian akibat pencurian itu diperkirakan mencapai sekitar 13 juta rupiah.

(Anjar R – Dirhamsyah)

Kadin Siap Bantu Kunjungan Wisata Ke Pekalongan

Kamar Dagang dan Industri atau KADIN Kota Pekalongan menyatakan kesiapan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pekalongan. Setelah Kota Batik dinobatkan sebagai jaringan Kota Kreatif Dunia.

Ketua Kadin setempat, Ricsa Mangkulla kepada Radio Kota Batik mengatakan, hasil pertemuan dari para pelaku wiasta yang difasilitasi Kadin disampaikan ke Walikota supaya Pekalongan bisa menjadi kota tujuan wisata.

Sementara itu, Walikota Pekalongan Basyir Ahmad menjelaskan, dengan diakuinya Kota Pekalongan sebagai jejaring kota kreatif dunia maka pembangunan pariwisata akan ditingkatkan serta termasuk infratsutur pendukungnya seperti jalur lingkar utara.

Walikota menyambut gembira usulan dari pengusaha yang tergabung dalam KADIN dan merencanakan untuk mengelar pertemuan rutin dengan pengusaha supaya bisa menjadikan Kota Pekalongan sebagai kota tujuan bukan kota transit.

(Dirhamsyah )

Ratusan Peserta Akan Tampilkan Pentas Kolaborasi Seni

Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pekalongan tengah mempersiapkan pentas kolaborasi seni dari pelajar dan mahasiswa yang turut memeriahkan hari jadi Kota Batik ke 109 tahun.

Kepada Radio Kota Batik, Kabid Pariwisata Dishubparbud Kota Pekalongan, Sigit Mursito mengatakan, pada malam pertama panggung hiburan tersebut akan menampilkan pentas kolaborasi gabungan dari beberapa sanggar menampilkan Wayang Kulit Mahabarata dengan lakon Amarta Binangun.

Hari kedua akan menampilkan seni tradisi seperti karawitan serta tari – tarian. Hari ketiga seni islami seperti gambus, marawis, dan samproh. Sedangkan pada hari keempat ada penampilan band pelajar dan mahasiswa, sedangkan hari kelima atau penutupan akan ada penampilan tari Arjati dan sendratari Ramayana dengan lakon Romo Tambak.

Sigit menambahkan, mereka direncanakan akan mengisi di panggung hiburan di kawasan lapangan Jetayu mulai tanggal 1 hingga 5 april mendatang pada malam hari.

(Dyan Shinta – Dirhamsyah)

BI Tegal Siapkan Stan Pameran Uang Kuno

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal saat ini tengah melakukan persiapan untuk membuka stan pameran uang kuno pada Pekan Kreatif Nusantara yang diselenggarakan di Kota Pekalongan 1 – 5 April mendatang.

Kepada Radio Kota Batik, Deputi Kepala Perwakilan BI Tegal, Bandoe Gunawan mengatakan, akan ada sebanyak ratusan item uang kuno yang dibawa ke Kota Pekalongan untuk dipamerkan.

Menurut Bandoe, sejumlah uang – uang kuno yang dipamerkan merupakan uang yang dikeluarkan di iwlayah Nusantara mulai dari jaman kerajaan seperti Majapahit hingga masa kolonial Belanda. Selain itu ada juga uang masa penjajahan Jepang dan kemerdekaan hingga uang sampai saa ini.

Gunawan berharap, melalui pameran tersebut bisa menambah pengetahuan khususnya pada pelajar dan masyarakat tentang uang. Sehingga dengan mengetahui sejarah uang yang ada di Indonesia, masyarakat bisa lebih mencintai lagi uang rupiah dan dapat merawat uang dengan baik agar tidak cepat lusuh.

(Dyan Shinta)

Dewan Kesenian Gelar Lomba Mural and Graffiti

Untuk kali pertamanya dalam rangka memeriahkan hari jadi Kota Pekalongan yang ke 109 tahun, Dewan Kesenian Kota Pekalongan akan menggelar Lomba Mural dan Graffiti mulai 4 hingga 5 April mendatang.

Ketua Dewan Kesenian Kota Pekalongan, Aan Jindan mengatakan, antusias peserta diluar dugaannya bahkan dari target 150 peserta, sampai saat ini peserta lomba sudah melebihi target hingga mencapai 300an peserta termasuk dari luar Kota Pekalongan.

Aan kepada Radio Kota Batik menjelaskan, tema pada Lomba Mural And Graffiti kali ini Kota Pekalongan sebagai Kota Kreatif Dunia. Sedangkan peserta tidak dibatasi dengan kategori pelajar dan umum. Aan menambahkan, pihaknya akan melakukan tahap seleksi di tanggal 4 April.

Sedangkan peserta terbaik akan kembali dilombakan pada tanggal 5 April di media dinding sepanjang Jalan Cendrawasih Kota Pekalongan. Sementara bagi yang ingin berpartisipasi peserta hanya dikenakan biaya 100 ribu rupiah sebagai pengganti cetak kaos identitas peserta.

(Dyan Shinta - Dirhamsyah)

Meski Kalah, Penampilan Persip Pukau Penonton

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Rabu, 25 Maret 2015 | 22.50

Meski kalah dari Arema Cronus, namun permainan Persip Pekalongan cukup memukau penonton bahkan pemain Persip tidak terlihat minder menghadapi tim sekelas ISL.

Pelatih Gatot Bernowo mengungkapkan, anak asuhnya sepertinya mampu menikmati pertandingan sehingga mereka tidak merasa takut menghadapi nama besar Arema.

Menurut Gatot, skema permaianan laskar kalong sudah terlihat membaik dibandingkan saat menghadapi Persebaya beberapa waktu lalu. Bahkan hanya kebobolan oleh Arema pada di 10 menit terakhir.

Gatot menambahkan, kondisi fisik pemain sudah cukup baik serta tidak bermain bertahan bahkan beberapa kali bisa membahayakan gawang yang dijaga oleh Kurnia Mega. Persip merencanakan ujicoba lagi melawan PSIS Semarang pada awal April mendatang.

(Dirhamsyah)

Dinkes Masih Temukan Jajanan Mengandung Formalin di Sekolah

Dinas Kesehatan Kota Pekalongan masih menemukan sejumlah jajanan yang beredar di beberapa sekolah SMP dan SMA yang masih mengandung formalin.

Kasie Obat, Makanan Minuman dan Perbekalan Dinas Kesehatan setempat, Andri Wibowo mengatakan, dari sample yang diambil dari sekolah ditemukan ada beberapa jajanan yang positif mengandung formalin.

Dimana kandungan formalin itu banyak ditemukan pada jajanan seperti nugget, otak otak, sempolan, serta mie.

Andri menambahkan, selain ditemukan pada jajanan sekolah mengandung formalin. Awal tahun ini juga ditemukan mie basah mengandung formalin di Pasar Grogolan.

Andri menyampaikan, dalam satu tahun sebanyak 2 kali, Dinas kesehatan dibantu instansi lainnya melakukan pengawasan makanan dan minuman di sekolah dan pasar pasar.

(Ella – Dirhamsyah)

Penjualan Batik Pekalongan Masih Lesu

Memasuki awal tahun 2015, bisnis penjualan batik di Kota Pekalongan terlihat masih mengalami kelesuan.

Hal ini terlihat dari sepinya permintaan batik dari konsumen. Eddy Wan, Penasehat Kampung Batik Pesindon mengatakan, sepinya penjualan batik ini hampir merata dirasakan oleh semua pengrajin.

Menurut Edy Wan, lesunya penjualan batik merupakan siklus tahunan yang mana setiap awal tahun pasti akan mengalami hal tersebut. Sedangkan permintaan batik kembali meningkat tajam seiring mendekati bulan puasa. Sepinya order batik juga disampaikan oleh Novi, salah karyawan Batik Huza.

Menurutnya sudah 3 bulan ini, di tokonya hanya menjual beberapa jenis batik seperti blus, kemeja, atau sprei tidak lebih dari 10 kodi. Padahal kalau kondisinya sedang ramai penjualan bisa mencapai lebih dari 20an kodi per harinya.

(Ella – Dirhamsyah)

Harga Daging Sapi Masih Mahal

Harga daging sapi di pasaran di wilayah Kota Pekalongan saat ini masih cukup mahal. Harga perkilo daging sapi berada kisaran 90 hingga 95 ribu rupiah. Padahal sebelumnya hanya 80 sampai 85 ribu perkilo.

Sari, salah satu pedagang di Pasar Grogolan mengatakan, mahalnya daging sapi ini sudah cukup lama bahkan sudah hampir satu tahun. Namun bukannya semakin turun tetapi harganya semakin naik.

Bahkan beredar isu, harga daging sapi dalam beberapa hari kedepan akan mengamai kenaikan lagi. Diperkirakan kenaikan nya sekitar 5000 perkilo.

Sari menambahkan, mahalnya daging sapi ini dikarenakan adanya larangan sapi impor yang dilakukan oleh Pemerintah, sehingga membuat pasokan menjadi berkurang. Selama ini pasokan sapi banyak dikirim dari wilayah Petungkriyono.

(Ella – Dirhamsyah)

Produsen Kerupuk Terdesak Mahalnya Bahan Baku

Sejumlah pengrajin kerupuk di wilayah Kota Pekalongan terancam gulung tikar akibat kenaikan bahan baku tepung tapioka yang membuat mereka harus ekstra keras memutar otak supaya usahanya tetap bisa bertahan.

Kepada Radio Kota Batik, Subhan, produsen krupuk di Kelurahan Sokorejo mengatakan, harga tepung tapioka mengalami kenaikan cukup drastis dari 500 ribu rupiah per kwintalnya sekarang harganya naik menjadi 800 ribu perkwintal.

Subhan kepada Radio Kota Batik menjelaskan, kenaikan bahan baku ini tentunya mengurangi jumlah pendapatan para produsen krupuk ini. Meski demikian kenaikan ini tidak akan mempengaruhi harga krupuk di pasaran.

Untuk bisa tetap bertahan produsen kerupuk telah mensiasatinya dengan cara memperkecil ukuran kerupuknya.

(Kharisma – Dirhamsyah)
 
Tune in : FM91.2 | Radio Kota Batik | News,Interaktif,Solutif
Copyright © 2011. Radio Kota Batik - All Rights Reserved
Dikelola oleh Crew RKB Published by Gietbram