Radio Kota Batik
News Ticker :

Berita Terbaru

Polisi Bekuk Pencuri Sepeda Motor di Poncol

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Senin, 01 September 2014 | 22.37

Jajaran Kepolisian Resot Pekalongan menangkap seorang pelaku pencurian sepeda motor, pelaku Wahyudin, Warga Kelurahan Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur.

Wahyudin dibekuk tim buser Polres Pekalongan Kota, setelah sebelumnya melakukan pencurian sepeda motor milik Musyafak yang masih tetanggnya sendiri.

Kepada Radio Kota Batik, Wahyudin mengatakan, saat melakukan aksi, ia hanya bertugas mengawasi keadaan sekitar, sedangkan yang mencuri sepeda motor adalah rekannya yang saat ini masih buron.

Sementara itu kasat Reskrim Polres pekalongan Kota Ajun Komisaris Polisi Bambang Purwanto, mengatakan, tersangka merupakan residivis yang sudah tiga kali keluar masuk penjara. Polisi terpaksa melumpuhkannya karena melawan saat akan ditangkap.

Sementara itu rekan tersangka saat ini masih dalam pengejaran, dan sudah diketahui identitasnya, pelaku akan terancam dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 Tahun penjara.

Debit Air Milik PDAM Kota Pekalongan Turun

Sejumlah sumur bor milik PDAM Kota Pekalongan, saat memasuki puncak musim kemarau ini diketahui sudah mulai mengalami penurunan debit air, sehingga PDAM setempat terus lakukan pemantauan.

Kepada Radio Kota Batik, Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Kota Pekalongan, Murip Solichin mengatakan, saat ini debit air di sejumlah sumur bor sudah mengalami penurunan, dengan kondisi rata – rata sudah berada di atas permukaan air.

Murp menjelaskan, berbagai upaya telah dilakukan untuk menghindari dampak kekeringan, Seperti antisipasi pembuatan sumur bor baru di jalan Apollo, dekat sumur bor salam manis, untuk mengantisipasi jika debit air sumur bor yang turun.

Murip berharap antisipasi yang telah dilakukan awal tahun lalu tersebut bisa berjalan maksimal supaya pelanggan tidak mengalami kesulitan untuk mendapat distribusi air.

SOTK Baru, Walikota Mutasi 93 Pejabat Struktural

Walikota Pekalongan, Basyir Achmad memutasi 93 pejabat struktural di lingkungan pemkot setempat menyusul perubahan Struktur Organisasi Tata Kerja baru.

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan yang terdiri atas pejabat eselon III dan IV tersebut dilaksanakan di ruang Amarta gedung setda setempat, Senin, 1 September 2014.

Pejabat yang dilantik antara lain, Suseno sebelumnya menjabat sebagai Kabid Pajak dan Retribusi Daerah DPPKAD, kini dilantik menjabat sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Slamet Budiyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Linkungan Hidup kini menjabat Kepala Kantor Riset, Teknologi dan Inovasi. Kemudian, Supriyadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Humas dan Protokol kini menjadi Sekretaris Badan Lingkungan Hidup.

Kepada Radio Kota Batik, Walikot Basyir Ahmad mengatakan, bagian Humas kini dihapus dan digabung ke Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo, sedangkan Protokol menginduk ke Bagian Umum.

Selain penghapusan, terdapat pembentukan SKPD baru yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD dan Kantor Riset Teknologi dan Inovasi.

Walikota berpesan pada para pejabat yang dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja yang baru. Selain itu, koordinasi dan sinergitas di internal SKPD dan dengan SKPD yang lain terus di tingkatkan.

Pekan Batik Nusantara 2014 Akan Dibuka Wakil Presiden Budiono

Pemerintah Kota Pekalongan saat ini sudah merencanakan dan berharap Wakil Presiden RI Boediono agar bersedia membuka event tahunan Pekan batik Nusantara 2014 di Kota Pekalongan.

Kepada Radio Kota Batik, Walikota Pekalongan Basyir Ahmad mengungkapkan, Sebelumnya dengan Ibu Wakil Presiden Kristiani Herawati, yang sudah pernah mengunjungi ke Kota Pekalongan, dalam membuka Pekan Batik Internasional tahun 2012 lalu, bersama Ibu Any Susilo Bambang Yudhoyono.

Wakil Presiden Boediono ternyata diketahui belum pernah berkunjung Kota Pekalongan, Sehingga tidak ada salahnya, apabila Pekan Batik Nusantara tahun ini akan di buka dibuka oleh Wakil Presiden Boediono.

Sebelumnya, ada warga yang mengusulkan agar Pekan Batik Nusantara dibuka oleh Presiden terpilih Joko Widodo.

Namun karena pada pembukaan tanggal 8 Oktober mendatang, Presiden terpilih tersebut belum dilantik, sehingga dipastikan tidak akan bisa mengundang Jokowi sebagai pembuka even tahunan itu.

Anggaran Perbaikan Rusunawa Slamaran Capai 1.3 M

Sejak satu bulan yang lalu Rumah Susun Sederhana Sewa atau Rusunawa yang berada di Slamaran Pekalongan Utara tengah diperbaiki.

Kepada Radio Kota Batik, Koordinator Rusunawa Slamaran, Kukuh mengatakan, perbaikan rusunawa tersebut di bantu oleh anggaran dari pemerintah pusat dengan total anggaran mencapai 1.3 milyar rupiah.

Meski sebelumnya sudah dilakukan pelimpahan tanggung jawab. Namun Pemkot Pekalongan mengaku mengusulkan pemerintah pusat untuk melakukan perbaikan terlebih dahulu sebelum akhirnya benar-benar menjadi tanggung jawab Pemkot.

Menurut Kukuh, yang saat ini tengah diperbaiki adalah blok A dan C. Dimana dari lokasi tersebut, sejumlah sanitasi mck mengalami kerusakan sehingga harus dilakukan perombakan.

Kukuh menambahkan, sejumlah prasarana yang di perbaiki antara lain sanitasi dan toilet, perbaikan diperkirakan memakan waktu selama 3 bulan. Sehingga ditargetkan baru akan selesai 2 bulan lagi.

Harga Sembako di Kota Pekalongan Turun

Mulai lancarnya distribusi kebutuhan pokok, membuat harga kelompok komoditas tersebut di Pekalongan, sedikit mengalami penurunan, dibandingkan satu minggu pasca lebaran.

Kepada Radio Kota Batik, Salah satu Pedagang Sembako di Pasar Banjarsari Pekalongan, Eny Prasetyaningsih mengatakan, penurunan harga, terjadi pada beberapa komoditas, seperti minyak goreng curah, terigu dan gula pasir.

Harga minyak goreng dari yang sebelumnya 11 ribu jadi 10 ribu 500 rupiah per kilogram. Terigu dari 6 ribu 500 kini jadi 6 ribu rupiah. Sementara gula pasir dari 10 ribu, jadi 9 ribu 500 rupiah per kg. Menurut Eny penurunan tersebut terjadi karena mengikuti pasar.

Saat ini stok melimpah, namun pembeli menurun sehingga harga pun ikut berangsur turun. Meski yang lain diakui masih stabil, namun ada juga beberapa bahan kebutuhan yang malah naik, namun belum signifikan.

Seperti kenaikan harga beras yang berkisar 100 hingga 300 rupiah perkilogramnya. Sehingga saat ini harga beras menjadi pada kisaran 8 ribu hingga 9 ribu 500 rupiah perkilo. Sedangkan tepung tapioca, dari 7 ribu rupiah, kini mulai naik menjadi 7 ribu 500 rupiah.

Pengurus Panti Asuhan At Taqwa Berduka

Duka mendalam dirasakan sejumlah pengurus panti asuhan At Taqwa, Desa Bener, Wiradesa, setelah ketiga anak asuhnya tewas akibat tertabrak kereta api barang.

Salah satu pengurus panti asuhan, Eko S, kepada Radio Kota Batik mengatakan, pengurus panti asuhan tidak mengira, bahwa korban tewas tertabrak kereta tersebut adalah anak asuhnya.

Kabar tewasya ketiga korban diketahui setelah salah seorang warga melapor, dan kemudian dilakukan pengecekan oleh pengurus panti ke lokasi di temukanya ketiga bocah tersebut.

Pihak pengurus merasa kehilangan karena para korban merupakan santri yang rajin belajar dan suka menolong, dan ketiganya sudah berada di Panti asuhan tersebut lebih dari lima tahun.

Selain pengurus panti asuhan, sejumlah rekan korban juga terlihat sangat terpukul dengan kepergian ketiga rekannya dengan cara tertabrak kerata.

Tiga Bocah Panti Asuhan Tewas Tertabrak Kereta Api

Diduga sedang asyik bermain ponsel dan musix box, tiga bocah yatim piatu penghuni panti asuhan At Taqwa, tewas tersambar kereta barang di jembatan rel kereta Desa Bener, Kecamatan Wiradesa, pada Senin pagi.

Ketiga bocah yang menjadi korban tersebut tersebut yakni Nasrul Solikhin warga Desa Rembun, Siwalan, Santoso warga Desa Karangjati, Wiradesa dan M Sobirin warga Desa Ampel Gading, Pemalang.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan, Ajun Komisaris Polisi Sukirwanta, kepada Radio Kota Batik mengatakan, keterangan dari sejumlah saksi, ketiga korban sedang asyik bermain ponsel dan musik box sambil duduk diatas rel.

Padahal saat itu tengah melaju kereta barang dari arah Barat, akibat tidak mewaspadai datangnya kereta, akhirnya ketiganya tertabrak dan ditemukan tewas dilokasi dalam kondisi mengenaskan. Ketiga korban tersebut kemudian dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Kraton.

Sebelum dibawa keluarganya, jenazah ketiga bocah malang itu akan diperiksa oleh dokter rumah sakit setempat.

Kasus Sri Ratu Akan Mulai Disidangkan Pekan Depan

Kasus PHK sepihak karyawan Sri Ratu dijadwalkan menjalani sidang perdana hubungan industrial pada minggu depan, setelah registrasi gugatan pada 25 Agustus lalu.

Ketua DPD SPN Jawa Tengah, Bowo Leksono dalam keterangan persnya menyatakan, siap mengawal penuh perkembangan kasus PHK sepihak, yang menimpa karyawan Sri Ratu yang sudah delapan bulan terkatung-katung, tak ada kejelasan.

Menurut Bowo, pihaknya sudah mendapatkan mandat dari DPC untuk menyelesaikan kasus ini di PHI Semarang. Perjalanan kasus di PHI memakan waktu yang tidak sebentar, bahkan ketika nanti pihak karyawan dinyatakan menangpun masih ada langkah-langkah hukum selanjutnya yang pasti akan ditempuh oleh pihak Sri Ratu.

Saat ini, pihak DPC SPN sudah mengajukan gugatan empat karyawan, namun tanggal 3 September mendatang DPC rencananya akan kembali memasukkan lima gugatan lagi.

Sementara itu, mantan Ketua PSP SPN Sri Ratu, Afrizal mengatakan dari 171 eks karyawan yang sebelumnya berjuang bersama kini tinggal tersisa 126 eks karyawan yang bersedia mengajukan kasusnya ke PHI.

Sedangkan sisanya yaitu 45 mantan karyawan lainnya, sudah memilih mengambil pesangon dengan jumlah yang telah ditentukan oleh manajemen Sri Ratu.

Afrizal menambahkan, pihaknya dan seluruh karyawan juga sudah menyadari resiko dan waktu yang dibutuhkan dalam penyelesaian kasus tersebut, namun kecurangan manajemen Sri Ratu yang mengingkari kesepakatan membuat seluruh karyawan bertekad menyelesaikan kasus tersebut secara hokum.

Warga Krapyak Resah Terganggunya Aliran Air PDAM

Ratusan warga di Kelurahan Krapayak Lor dan Krapyak Kidul Pekalongan Utara resah, sebab kesulitan mendapatkan mendapatkan aliran air bersih dari PDAM.

Devi salah satu warga Krapyak Lor Pekalongan Utara mengaku resah, Sebab sejak hari sabtu yang lalu, pihaknya cukup kesulitan untuk mendapatkan aliran air bersih. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan air, terpaksa mengungsi ke rumah saudara di wilayah Batang.

Sementara itu, Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM setempat, Murip Solichin menjelaskan, beberapa wilayah yang tidak mendapat distribusi air tersebut diantaranya Krapyak Lor, Krapyak Kidul, Klego dan Perum Limas.

Sampai dengan saat ini, pihak PDAM pun masih terus melakukan upaya perbaikan, terhadap pompa sumur bor yang terbakar tersebut. Sembari juga mencari penyebab kebakaran, karena sampai dengan saat ini faktor penyebab kebakaran tersebut belum bisa terdeteksi.

PDAM pun memohon maaf atas gangguan yang terjadi, dengan menyediakan droping air bersih kepelanggan, dengan cara menghubungi telpon ke ( 0285 ) 421- 558.

Sedangkan penormalan aliran air, diperkirakan baru bisa kembali lancar pada Selasa 2 September.

Walikota Pekalongan Lepas 340 Calon Haji

Sebanyak 340 jamaah calon haji asal Kota Pekalongan diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan Surakarta pada Senin pagi, 1 September 2014. Keberangkatan mereka dilepas oleh Wali Kota, Basyir Achmad di kompleks halaman setda setempat.

Mereka diberangkatkan dengan menggunakan delapan armada bus. Kepada Radio Kota Batik, Basyir mengatakan jamaah calon haji yang berjumlah 340 orang itu, terdiri dari 159 jamaah pria dan 181 wanita.

Mereka terbagi ke dalam dua kelompok terbang atau kloter, yakni kloter 4 dan kloter 5. Walikota juga meminta pada ketua rombongan dan regu diminta untuk menjaga dan membantu calon haji mendapatkan kemudahan-kemudahan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Walikota berpesan pada calon haji untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan di maktabnya, dan calon haji diminta tak khawatir dengan adanya isu ancaman virus ebola.

TNI Buat 28 Ribu Lubang Serapan di Kabupaten Pekalongan

Komando Distrik Militer Kodim 0710 Pekalongan bekerja sama dengan Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Pekalongan, membangun 28 ribu lubang resapan biopori.

Kepada Radio Kota Batik, Komandan Distrik Militer 0710 Pekalongan, Letnan Kolonel Infanteri Riza Anom Putranto mengatakan kegiatan pembuatan lubang biopori untuk mengembalikan fungsi tanah juga sebagai upaya mencegah banjir pada musim hujan, juga menambah cadangan air pada saat kemarau.

Pencanangan pembangunan lubang resapan biopori ini dilaksanakan selama sekitar dua pecan, mulai Selasa 26 Agustus hingga 12 September mendatang. Pembuatan lubang biopori ini akan dibangun pada 19 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Pekalongan.

Pembuatan biopori di lakukan di 7 kecamatan yaitu Kecamatan Kedungwuni, Kecamatan Bojong, Kecamatan Buaran, Kecamatan Wiradesa, Kecamatan Sragi, Kecamatan Tirto dan Kecamatan Kajen.

Kegiatan ini telah mencapai sekitar 60 persen dari target 28 ribu biopori, karena selain diterjunkan sejumlah personil serta melibatkan masyarakat setempat.

Kabel Serat Optic Milik Telkomsel di Kaliboja Dicuri

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Sabtu, 30 Agustus 2014 | 23.52

Kabel serat optik pada menara seluler milik PT Telkomsel yang terletak di dukuh Semboja, Desa Kaliboja, kecamatan Paninggaran hilang dicuri, pada Kamis 28 Agustus kemarin.

Juru Bicara Polres Pekalongan, Ajun Komisaris Polisi Guntur Trihajani, kepada Radio Kota Batik mengungkap, aksi pencurian tersebut baru diketahui setelah alarm monitoring milik PT telkomsel berbunyi.

Kemudian pada Jumat paginya, petugas Telkomsel langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan, petugas menemukan kabel jaringan sepanjang 240 meter terputus, sehingga kemudian petugas melaporkan ke polisi.

Akibat pencurian ini kerugian ditaksir mencapai 50 juta rupiah, dan kasusnya saat ini masih dalam penyelidikan tim satuan reserse dan kriminal Polres Pekalongan, diduga pelaku merupakan sindikat pencuri kabel serat optic.

Ratusan Siswa Tanam Mangrove di Kawasan Pantai Pasir Kencana

Ratusan siswa dan siswi SMA Santor Bernadus Pekalongan, berencana melakukan penanaman mangrove di kawasan Pantai Pasir Kencana pada Jumat, 5 September mendatang dalam kegiatan yang di beri nama Bernardus Peduli.

Penanaman mangrove ini merupakan bagian program lanjutan, setelah tahun lalu, dilakukan kegiatan yang sama dengan jumlah bibit yang lebih banyak yaitu 10 ribu bibit mangrove.

Ketua Panita Bernardus Peduli, David Santosa kepada Radio Kota Batik menjelaskan, penanaman mangrove ini dilakukan sore hari sekitar pukul 3 sore, sehingga tidak menganggu kegiatan belajar siswa.

Menurut David, dalam kegiatan ini pihaknya mengerahkan, sekitar 90an siswa yang terdiri dari siswa kelas 10 SMA Santo Bernardus, yang dibantu 25 bantara peserta ekstra kurikuler Pramuka.

David menambahkan, untuk perawatan mangrove, pihaknya akan mematau dan akan mengganti tanaman mangrove yang rusak dengan bibit mangrove baru.

Empat UKM Batik dari Kota Pekalongan Ikut Jateng Fair 2014

4 Usaha Kecil Menengah di wilayah kota Pekalongan akan di tunjuk oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah setempat untuk mewakili even prestisius Jawa Tengah Fair.

Gelaran yang menjadi media strategis untuk mempromosikan segala potensi yang dimiliki kota dan kabupaten se-Jawa Tengah, rencananya akan dilaksanakan pada 29 Agustus hingga 14 September mendatang.

Sekretaris Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Pekalongan, Setyo Susilo mengatakan, sebelumnya ada enam pelaku UKM yang akan ikut, namun dua peserta lainnya kemudian mundur, karena sibuk memenuhi pesanan konsumen.

Empat peserta Jateng Fair tahun ini adalah Batik Murdid, Batik Zuhdi, Batik Ardis dan Batik Akstelia yang antara lain akan menampilkan produk sepatu dari batik.

Setyo Susilo menambahkan, pihaknya tidak memasang target jumlah atau nilai transaksi pada peserta Jateng Fair dari Kota Pekalongan tersebut, karena skalanya beda dengan event lainnya yang lebih luas seperti Pekan Batik Nasional.
 
Tune in : FM91.2 | Radio Kota Batik | News,Interaktif,Solutif
Copyright © 2011. Radio Kota Batik - All Rights Reserved
Dikelola oleh Crew RKB Published by Gietbram