Opini

"Keterlaluan,Cuma Merakit Kok Mengklaim Bikinan Sendiri"
KIAT Esemka, benar benar luar biasa……!!!. Bukan karena kehebatan mobil tersebut di jalan raya, tapi karena gaung beritanya yang sampai kini tak kunjung reda. Semua orang merasa terpacu untuk membahas yang satu ini. Banyak yang memuji, tapi tidak sedikit pula yang mencela.

Selengkapanya............

Facebook

KPID Jawa Tengah Larang 2 Lagu Diputar di Radio Dan Televisi

Rabu, 22 Februari 2012

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Tengah mencekal dua lagu untuk diputar di lembaga penyiaran radio maupun televisi di Jawa Tengah. Dua lagu itu adalah lagu dangdut berjudl Pengen di Bolongi dan mobil bergoyang.

Mulyohadi Purnomo Bidang Isi Siaran KPID Jawa Tengah kepada Radio Kota Batik mengatakan berdasarkan hasil kajian terhadap materi isi lagu tersebut terdapat muatan pornografi.

Menurut Mulyohadi selain di Kota Pekalongan beberapa radio di daerah lain yang juga masih memutar lagu-lagu tersebut diantaranya Pati, Rembang, Kudus dan Blora.

Untuk itu pihaknya mengimbau pada radio-radio di Jawa Tengah agar berhati-hati dalam menyiarkan program siarannya dan selalu memperhatikan Undang-Undang Penyiaran serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran atau P3-SPS.
Selengkapnya | komentar

Pelek Motor Wajib SNI di Bulan Mei

Selasa, 21 Februari 2012

Pemerintah saat ini diketahui tengah menggodok rencana mengimplementasi Standar Nasional Indonesia (SNI) pada pelek-pelek motor yang beredar. Menurut rencana, aplikasi wajib SNI pada pelek ini akan dimulai pada bulan Mei 2012 mendatang.

Dalam paparan yang dikemukakan Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian diketahui bahwa mula Mei 2012 mendatang pemerintah akan menwajibkan penggunaaan SNI pada pelek yang beredar di pasaran meski tidak diketahui apakah SNI ini hanya akan berlaku bagi pelek yang terpasang di motor baru ataukah akan pula merembet ke pelek-pelek after market.

Sebab seperti diketahui bersama makin hari penjualan motor di Indonesia memang makin meningkat. Pada tahun 2011, terdapat 8.043.535 motor yang terjual di seluruh nusantara. Angka tersebut naik 8,72 persen bila dibanding penjualan motor di tahun 2010.

Ketika nanti diterapkan, belum pula diketahui apakah penerapan SNI pada pelek yang beredar ini hanya akan menyentuh lapisan industri dengan mewajibkan SNI pada pelek yang mereka produksi ataukah akan merembet ke masyarakat dengan mewajibkan penggunaan pelek ber-SNI seperti halnya helm SNI.

Standar SNI pada pelek sendiri sebenarnya sudah didapat semenjak tahun 2008 silam dengan nomor kode 4658:2008 namun aplikasi wajib penerapannya baru akan dilakukan pada bulan Mei.

Dan sepelah penerapan wajib SNI pada pelek, pemerintah juga akan segera mengimplementasi SNI wajib untuk berbagai produk yang menempel di sepeda motor mulai dari kampas rem, aki, klakson, filter, lampu dan bahkan spion motor pun di masa depan harus wajib SNI.


detik.com
Selengkapnya | komentar

Tiga Penadah Komputer Curian Dibekuk

Aparat Kepolisian Resor Pekalongan, Jawa Tengah, membekuk tiga tersangka penadah hasil pencurian komputer sekaligus mengamankan satu set komputer.


Kepala Polres Pekalongan, AKBP Hanif melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal AKP Bambang Purnomo di Pekalongan, Selasa, mengatakan, penangkapan terhadap para pelaku ini, setelah polisi menerima informasi dari tukang servis di Kecamatan Sragi yang curiga menerima satu set komputer dijual dengan harga murah.

"Kecurigaan tukang servis itu makin kuat setelah dirinya membuka CPU ditemukan file milik Pemerintah Desa Jagung. Akibat kecurigaan itu, tukang servis itu melapor ke polisi dan kami langsung melakukan penyelidikan serta kemudian menangkap tiga tersangka," katanya.

Ketiga tersangka tersebut, yaitu Slamet Santosa (35) warga Desa Pesantunan, Kedungwuni, Rusmanto (35) warga Desa Tegal Lontar, Sragi, dan Plu (17) yang masih bersatus pelajar di salah satu sekolah Kabupaten Pekalongan.
Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan, satu set komputer tersebut merupakan milik Pemkab Jagung, Kecamatan Kajen yang dicuri oleh para pencuri yang kini masih buron.

"Sekarang ini, kami masih sedang mendalami dan menyelidiki kasus tersebut. Adapun, satu unit komputer masih kami amankan sebagai bahan penyelidikan selanjutnya," katanya.

Ia mengatakan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para tersangka akan dijerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

"Dengan terungkapnya kasus itu, kami mengucapkan terima kasih atas peran aktif masyarakat. Kami berharap pada masyarakat terus menginformasikan segala bentuk kejahatan di lingkungannya pada polisi," katanya


ANTARA
Selengkapnya | komentar

Real Madrid Gelar Sekolah Bola Sosial di 7 Kota

Klub peraih sembilan gelar Liga Champions Eropa, Real Madrid, akan menggelar sekolah sepak bola sosial (SSS) di tujuh wilayah Indonesia, yaitu Banda Aceh di Provinsi Aceh, Samarinda di Kalimantan Timur, Banjarmasin di Kalimantan Selatan, Sidoarjo di Jawa Timur, Yogyakarta di DIY Yogyakarta, Makassar di Sulawesi Selatan dan Jayapura di Papua.

Berbeda dengan sekolah sepak bola (SSB) pada umumnya, kata Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Spanyol, Adiyatwidi Adiwoso Asmadi, tujuh SSS itu akan menyasar anak-anak dari keluarga kurang beruntung dan hanya berlangsung dalam waktu singkat. Ia mencontohkan SSS di Yogyakarta yang akan berlangsung 28 Februari hingga 3 Maret 2012.

"Jadi, orientasinya bukan bisnis dan mencari untung, tapi membantu anak dari keluarga miskin atau anak korban bencana agar mereka bisa melupakan masalah yang mereka tengah hadapi. Yogyakarta wilayah pertama, enam wilayah lain akan menyusul secara bergiliran," ujar Adiyatwidi di kantor PSSI, Selasa, 21 Februari 2012.

SSS tersebut, lanjut Adiyatwidi, juga telah dilakukan Real Madrid di beberapa negara lain di dunia, seperti Timor Leste, Kongo, Irak atau Burundi. Total, Real Madrid telah menggelar 193 SSS di seluruh dunia. "Dasarnya semua sama, dilatih langsung instruktur dari Real Madrid," ujar Adiyatwidi lagi.

SSS di setiap daerah, terang Adiyatwidi lagi, nantinya akan diisi masing-masing seratus anak dengan usia 7-18 tahun. "Nanti, akan ada perwakilan Real Madrid yang memilih langsung seratus anak yang mereka nilai layak bergabung dengan SSS. Peserta diutamakan yang berasal dari keluarga kurang mampu atau korban bencana. Komposisi sekitar 60 dari keluarga tak mampu dan sisa dari keluarga yang cukup mapan secara finansial, agar terjadi subsidi silang," ujarnya lagi.

Ide menggelar SSS Real Madrid itu, kata Adiyatwidi, berawal pada 11 Desember 2011, saat perwakilan Real Madrid menyampaikan niatnya ke kedutaan Indonesia di Spanyol. "Kami tertarik, lalu mereka mensurvei dan akhirnya memutuskan memilih enam wilayah yang memiliki fasilitas olahraga yang cukup baik dan didukung secara keuangan oleh pemerintah lokal dan perusahaan swasta yang ada di sana," kata Adiyatwidi.

Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, menyambut baik niat pendirian enam SSS tersebut. Meskipun singkat, Djohar percaya sekolah sepak bola itu bisa menularkan ilmu sepak bola yang baik bagi anak muda Indonesia.

"Instrukturnya kan asli dari Real Madrid. Saya yakin ada pemain bintang nantinya yang lahir dari program tersebut," ujar Djohar.

Selain Real Madrid, beberapa klub luar negeri juga telah membangun sekolah sepak bola di Indonesia, seperti Arsenal, Inter Milan dan Boca Juniors.

ARIE FIRDAUS

TEMPO.CO
Selasa, 21 Februari 2012 | 18:35 WIB
Selengkapnya | komentar

Persip Kandaskan Persitara

Meski sempat tertinggal kedudukan, kesebelasan Persip Pekalongan akhirnya mengandaskan tuan rumah Persitara Jakarta Utara 2-1, tadi sore. Dua gol bagi tim berjuluk Laskar Kalong dicetak Sukodir (69) dan Nur Coyo (81).

Dengan kemenangan tersebut, tim kebanggaan masyarakat di Kota Batik mengemas nilai 11 dari tujuh kali bertanding, tiga kali menang, dua kali kalah dan seri. Sejak menit pertama, tuan rumah menguasai jalannya pertandingan. Beberapa kali anak asuhan Samsul Bahri mengobrak-abrik pertahanan Persip.

Bahkan di antaranya cukup membahayakan membahayakan gawang yang dijaga Nurul Subkhi. Menit ke-42, striker M Ringgu melepas kebutuntuan tuan rumah. Meski dikawal dua pemain belakang, Yuli Fitria dan Hendro Bawono, pemain andalan Persitara itu masih bisa melepaskan tendangan keras, tanpa bisa diantisipasi kiper.

Tertinggal kedudukan, anak asuhan Nasal Mustofa berusaha membalas. Namun pertahanan tuan rumah sangat ketat sehingga tak satu pun gol terciptakan. Sampai babak pertama berakhir, kedudukan tidak berubah.

Memasuki babak kedua, Persip masih terus dikurung pemain tuan rumah. Meski demikian, tim yang dimanajeri Aam Ichwan berusaha melepaskan dari tekanan. Dengan sabar tim Laskar Kalong melakukan tekanan dari kaki ke kaki dan akhirnya membuahkan hasil.

Pada menit ke-69, Persip memperoleh tendangan penjuru dan dilakukan Zulvin Zamroni yang diarahkan ke gawang. Rusdiyanto yang menerima bola langsung melakukan tendangan keras. Meski sempat mengenai pemain belakang lawang, namun terlepas. Sukodir yang melihat kesempatan itu langsung menyambutnya dengan tendangan ke tengah gawang.

Kiper Ade Hendra sempat memblok bola namun tetap masuk ke gawang. Kedudukan imbang tersebut membuat jalannya pertandingan semakin seru. Tuan rumah Persitara yang menargetkan meraih point penuh terus melakukan tekanan melalui sejumlah pemain andalannya.

Sebaliknya, Persip yang terus mendapat tekanan berusaha melakukan serangan balik. Hasilnya pun cukup bagus yakni menit ke-81 kembali menjebol gawang Persitara. Bermula dari umpan Dede Tamboura dari sudut kiri pertahanan tuan rumah. Nur Coyo yang berdiri bebas menyambut umpan itu dengan sundulan kepala sangat keras tanpa bisa dicegah kiper.

Usai pertandingan, pelatih Persip Nasal Mustofa terlihat sangat gembira. Dia mengatakan anak asuhannya bermain sangat bagus. Meski tertinggal lebih dahulu, namun tidak patah semangat.



suaramerdeka.com
21 Februari 2012 | 18:44 wib
Selengkapnya | komentar
 
© Copyright Radio Kota Batik 2011 - Info Pekalongan | STAY TUNE FM91.2