Radio Kota Batik
News Ticker :

Berita Terbaru

Masyarakat Antusias Daftar Program MBR

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Selasa, 26 Januari 2016 | 23.15

Animo masyarakat Kota Pekalongan terhadap Program Hibah Air Bersih ternyata cukup tinggi. Hingga saat ini misalnya, sudah ada sekitar 750 warga yang mendaftar program tersebut.

Kepada Radio Kota Batik, Christianto Kasubag Pemasaran PDAM setempat mengatakan, bagi pelanggan yang mengikuti program MBR ini, akan mendapatkan beberapa kemudahan, diantaranya, syarat dipermudah dan adanya subsidi, sehingga biaya pemasangannya sangat murah.

Christianto menjelaskan, pendaftaran program MBR ini, akan berakhir hingga akhir Januari 2016, sehingga, bagi masyarakat dapat segera mendaftar.

Christianto optimis, target 1000 sambungan baru dalam program MBR tahun ini, dapat tercapai, sebab pihaknya juga melakukan upaya jemput bola.

(Regina - Dirhamsyah)

BPBD Rencanakan Kegiatan Kesiapsiagaan Pelajar

Sejumlah kecamatan di Kabupaten Pekalongan termasuk dalam daerah rawan bencana baik tanah longsor maupun tanah bergerak, diantaranya Kecamatan Kandangserang, Kesesi, Kajen, Lebakbarang, Paninggaran, Petungkriono dan Doro serta Karanganyar, yang bersifat menengah tinggi.

Sehingga secara otomatis dengan kerawanan tersebut, sejumlah pihak termasuk siswa-siswi pelajar yang sekolahnya masuk dalam daerah rawan bencana, diminta lebih waspada.

Kepada Radio Kota Batik, Kepala BPBD setempat Bambang Sudjatmiko mengatakan, Kegiatan Kesiapsiagaan Pelajar di Sekolah Daerah Rawan Bencana direncanakan digelar pada bulan Maret 2016 mendatang.

Bambang Sujatmiko menambahkan, untuk mempersiapkan kegiatan kesiapsiagaan pelajar saat ini BPBD tengah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan maupun Kementrian Agama, untuk pendataan lebih rinci, tentang jumlah sekolah negeri maupun swasta yang ada di daerah rawan bencana.

( Tri - Dirhamsyah)

Pemkot Akan Revisi Retribusi Menara Telekomunikasi

Pemkot Pekalongan, berencana akan mengajukan revisi Perda nomor 16 tahun 2011, tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi.

Kepada Radio Kota Batik, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sri Budi Santoso mengatakan, Perda dari eksekutif ini, diusulkan bisa di bahas dalam kwartal pertama Program Legislasi Daerah tahun 2016.

Menurut Sri Budi Santoso, perubahan perlu dilakukan terutama pada poin penghitungan retribusi bagi menara telekomunikasi.

Sri menambahkan, bahwa revisi tersebut dilakukan dengan dasar adanya keputusan Mahkamah Konstitusi yang membatalkan norma perhitungan retribusi menara telekomunikasi yang berlaku sebelumnya.

Sebab menurut putusan MK, perhitungan dua persen retribusi dari nilai NJOP menara dianggap bertentangan dengan konstitusi.

(Kharisma - Dirhamsyah )

Klenteng Pho An Thian Siapkan Agenda Sambut Imlek 2567

Klenteng Pho An Thian telah mulai mengadakan persiapan sejumlah kegiatan, dalam menyambut datangnya perayaan Tahun Baru Cina 2567, yang jatuh pada tanggal 8 Februari mendatang.

Bagian Ritual Klenteng Pho An Thian Peter Go mengatakan, ada beberapa kegiatan yang sudah dilakukan, seperti bersih-bersih klenteng, sembahyangan dan upacara tolak balak yang diikuti oleh umat Tri Dharma.

Kepada Radio Kota Batik, Peter Go, menjelaskan, tolak balak akan dilaksanakan pada tanggal 31 Januari mendatang, mulai pukul 10 pagi.

Peter Go menambahkan, kegiatan lain yang dilakukan yaitu, bersih-bersih patung dewa, dengan mengganji jubah Dewa. Dan malam Imleknya atau tanggal 7 Februari, pukul 12 malam akan diadakan sembahyangan bersama.

(Regina - Dirhamsyah)

Produksi Batik di Pasir Sari Terganggu Hujan

Hujan yang menguyur di wilayah Pekalongan cukup tinggi dalam semalam, membuat aktiftas sejumlah pengrajin batik di Kelurahan Pasir Sari terganggu, karena rumah mereka terendam banjir, karena mampatnya saluran air.

Kepada Radio Kota Batik, Hartadi salah satu perajin batik di Pasir Sari mengungkapkan, selain tempat produksi batik terendam banjir, perajin juga mengeluhkan proses pewarnaan batik juga terganggu.

Hartadi mengatakan, masuknya air luapan dari selokan, sangat mengganggu proses produksi, bahkan untuk pengangkutan batik, terganggu karena jalanan juga tergenang air.

Hartadi berharap, agar Pemerintah memperhatikan kondisi pengairan di wilayah Kelurahan Pasirsari, serta memaksimalkan fungsi penyedot air yang sudah ada.

(Kharisma – Dirhamsyah)

MK Tolak Permohonan Gugatan PHP Kabupaten Pekalongan

Mahkamah Konstitusi akhirnya memutuskan menolak permohonan gugatan Perselisihan Hasil Pilkada atau PHP, yang diajukan oleh pasangan calon nomor urut 1 Riswadi-Nurbalistik.

Kepada Radio Kota Batik, Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Mudasir mengatakan, mengatakan, MK tidak menerima permohonan pemohon, karena selisih suara pihak terkait adalah 1,2 persen.

Menurut Mudasir berdasarkan, Undang-Undang nomor 8 tahun 2015 pasal 158 dan PMK nomor 6 tahun 2015, selisih suara maksimal sebesar 1 persen.

Mudasir menjelaskan, keputusan yang dibacakan dalam sidang MK, dilaksanakan pada Senin 25 Januari 2016, pukul 3 sore.

Mudasir menambahkan, pihaknya telah menjalani sidang sebanyak tiga kali. Sidang pertama diselenggarakan pada tanggal 8 Januari, dengan agenda pembacaan gugatan dari pemohon.

Sidang kedua diadakan pada tanggal 13 Januari 2016, dengan agenda pembacaan jawaban pihak termohon dan pihak terkait. Dan siding terakhir, atau sidang ke tiga yaitu hari Senin 25 Januari 2016, dengan agenda pembacaan keputusan.

(Regina – Dirhamsyah)

Kejar Target 1000 Sambungan PDAM Jemput Bola

Untuk mencapai target bisa mencapai 1000 pendaftar baru, pada Program Hibah Air Bersih, PDAM Kota Pekalongan, kini tengah melakukan upaya sistem jemput bola pada pelangan baru.

Kepada Radio Kota Batik, Christianto Kasubag Pemasaran PDAM setempat mengatakan, untuk penerapan sistem jemput bola, pihaknya telah membentuk 15 tim, dimana masing-masing tim, terdiri dari 2 orang petugas.

Tim ini, akan disebar pada 4 kecamatan, untuk mengajak warga mendaftar sambungan PDAM baru, sekaligus melakukan survei untuk Program MBR tahun 2016.

Cristianto menambahkan, tim ini dibentuk, karena ada perubahan waktu akhir pendaftaran, yang hanya sampai akhir Januari mendatang.

(Regina – Dirhamsyah )

Penerimaan Retribusi Menara Komunikasi Capai 275 Juta

Penerimaan pendapatan asli daerah atau P-A-D, dari retribusi menara komunikasi di wilayah Kota Pekalongan pada 2015 lalu, ternyata hanya mencapai angka 275 juta rupiah.

Kepada Radio Kota Batik, Kepala Diskominfo Sri Budi Santoso menjelaskan, retribusi yang sebesar 275 juta tersebut berasal dari 55 menara yang terdaftar secara resmi di Kota Batik.

Menurut Sri, kendala yang dihadapi diluar 55 menara telekomunikasi yang terdaftar, juga terdapat sebanyak 20 menara telekomunikasi yang tidak terdaftar, karena memang belum memiliki izin.

Sri menambahkan, pihaknya akan terus berupaya agar pemilik menara tak berizin, bisa segera mengurus perizinan, Terutama untuk yang lama, sementara untuk yang baru akan di cegah agar jika belum berizin maka tidak bisa mendirikan menara baru.

 (Kharisma – Drihamsyah)

Klenteng Pho An Thian Akan Kirab 8 Dewa

Pengurus Kleteng Pho An Thian Kota Pekalongan, berancana akan menggelar kirab 8 dewa, pada tanggal 21 Februari/ pada perayaan Imlek 2567.

Bagian Ritual Klenteng Pho An Thian Peter Go mengatakan, kirab 8 patung Dewa ini, dilakukan bertepatan dengan hari ke 15 Imlek atau yang disebut dengan Cap Gomeh.

Menurut Peter Go, 8 Dewa yang akan dikirab meliputi Dewa Pertanian, Dewi Welas Asih, Dewa Bumi, Dewa Keadilan, Dewa Perdagangan, Dewi Laut, dan Dewa Anak-anak.

Peter Go menambahkan, selain umat Tri Dharma, masyarakat umum juga ikut menghadiri acara tersebut, yang berlokasi di Klenteng Pho An Thian.

(Regina)

KPU Kabupaten Pekalongan Tetapkan Pemenang Pilkada

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pekalongan, secara resmi akan menetapkan pasangan calon nomor urut 2, Asip Kholbihi dan Arini Harimurti, sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Mudasir kepada Radio Kota Batik, mengatakan, hasil rapat pleno terbuka pada pukul 1 siang, akhirnya menetapkan pemenang Pilkada serentak.

Menurut Mudasir, penetapan pemenang Pilkada, dilakukan satu hari setelah ada keputusan gugatan Perselisihan Hasil Pilkada, yang di putuskan oleh Mahkamah Konstitusi.

Mudasir menghimbau kepada dua pasangan, agar menerima hasil yang sudah ditetapkan, dan masyarakat juga diminta tetap menjaga kekondusifan di wilayah Kabupaten Pekalongan.

(Regina - Dirhamsyah)

Sebagian Nelayan Pekalongan Mulai Kembali Melaut

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Sabtu, 23 Januari 2016 | 23.51

Setelah sempat tertunda melaut sekitar sepekan sampai tiga bulan sejumlah nelayan kecil di wilayah Kota Pekalongan terlihat mulai kembali melaut sejak pertengahan Januari lalu.

Kepada Radio Kota Batik, Pelaksana Harian Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia setempat, Imam Menu mengatakan, meski sekarang hujan semakin sering turun tapi kondisi cuaca di laut dinilai masih aman untuk kegiatan nelayan.

Menurut Imam, sebelumnya saat cuaca buruk tidak ada kegiatan bongkar hasil tangkapan kini kapal yang bongkar hasil tangkapannya di Tempat Pelelangan Ikan Pekalongan bisa mencapai 15 unit dalam seharinya.

Imam Menu menambahkan, sebagian nelayan kecil atau perahu arek-arek tersebut wilayah tangkapanya tidak sampai ke luar daerah atau di sekitar perairan wilayah Pekalongan saja.

(Khanief – Dirhamsyah)

Harga Daging Sapi Potong Stabil

Meskipun harga daging sapi potong di beberapa daerah mengalami kenaikan namun di Pasar tradisional di Kota Pekalongan diketahui harganya masih tetap stabil.

Kepada Radio Kota Batik, Erni salah satu pedagang sapi potong di Pasar Banjarsari menjelaskan, bahwa harga sapi potong saat ini berkisar antara 95-100 ribu rupiah per kilogramnya tergantung jenis dan kualitas dagingnya.

Erni mengatakan, harga tersebut merupakan harga sejak satu bulan yang lalu meskipun saat ini harga daging sapi di tingkat distributor sendiri mengalami kenaikan.

Erni berharap, tingginya harga daging serta kondisi pasaran yang sedang sepi saat ini membuat pendapatannya juga menurun hingga 60 persen.

(Kharisma – Dirhamsyah)

Penyaluran Raskin 2016 Ditargetkan Januari

Meskipun belum ada petunjuk umum dari Pemerintah Pusat namun Pemkot Pekalongan menargetkan penyaluran raskin awal 2016 dapat terealisasi sebelum akhir Januari ini.

Kepada Radio Kota Batik, Kepala Bagian Perekonomian Pemkot Pekalongan, Setyo Susilo mengatakan, setelah menerima surat dari Pemerintah Propinsi untuk penyaluran raskin maka saat ini pihaknya menunggu SK dari Walikota setempat.

Sehingga setelah SK tersebut turun, maka Surat Perintah Alokasi akan dikirim ke Bulog untuk segera mulali melakukan penyaluran ke kelurahan-kelurahan.

Setyo Susilo menambahkan, alokasi raskin tahun 2016 ini masih sama dengan tahun lalu untuk 8.261 RTS dengan biaya tebus 1600 rupiah perkilo.

(Regina- Dirhamsyah)

Packlik, Nelayan Jual Perabotan Rumah Tangga

Musim paceklik melanda nelayan kecil di Pekalongan. Untuk bisa bertahan hidup mereka pun terpaksa menjual barang-barang rumah tangga.

Hal ini diungkapkan Ketua HNSI setempat Rasjo Wibowo. Menurut Rasjo, ketika ada larangan berangkat melaut akibat cuaca buruk di laut jawa beberapa waktu lalu kadang membuat terpaksa harus menjual perabotan rumah tangganya.

Rasjo Wibowo mengatakan, Pemerintah diharapkan bisa memberikan bantuan permodalan untuk para istri nelayan sehingga ketika musim paceklik mereka bisa membuka usaha untuk kesejahteraan keluarganya.

Rasjo mengungkapkan, sampai saat ini kehidupan para nelayan di Pekalongan masih berada pada garis kemiskinan sehingga bantuan Pemerintah masih sangat diharapkan terutama pada musim paceklik.

(Kharisma – Dirhamsyah)

Klasifikasi SIM C Masih Wacana

Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota mengklarifikasi soal peraturan baru mengenai Surat Izin Mengemudi atau SIM C untuk pengendara motor yang rencananya akan diklasifikasi berdasarkan kapasitas mesin atau cc motor masih sebatas wacana.

Kasatlantas Polres Pekalongan Kota, Ajun Komisaris Polisi Dwi Nugroho mengatakan, bahwa klasifikasi SIM C tersebut baru merupakan revisi dari Peraturan Pemerintah nomor 50 tahun 2010.

Menurut Dwi Nugroho, revisi memang sudah diajukan namun kepolisian belum mendapatkan perintah untuk menerapkan aturan tersebut.

Dwi kepada Radio Kota Batik menjelaskan, bahwa apabila masyarakat menerima broadcast informasi dari sosial media berarti itu hanya hoax atau berita bohong saja.

(Kharisma – Dirhamsyah)
 
Tune in : FM91.2 | Radio Kota Batik | News,Interaktif,Solutif
Copyright © 2011. Radio Kota Batik - All Rights Reserved
Dikelola oleh Crew RKB Published by RKB