Radio Kota Batik
News Ticker :

Berita Terbaru

Anggaran Pilwakot Kota Pekalongan Membengkak

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Kamis, 23 Oktober 2014 | 20.36

Anggaran pada pelaksanakan Pilwalkot Kota Pekalongan tahun 2015 mendatang dipastikan bertambah dari alokasi yang disiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum setempat sebesar 7 miliar rupiah.

Hal ini disebabkan dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang atau Perppu Pilkada terdapat beberapa item tambahan yang membutuhkan dana kegiatan.

Kepada Radio Kota Batik, Ketua KPU setempat, Basir mengatakan, merujuk dari Perppu Pilkada bahwa terdapat beberapa item yang harus dilaksanakan seperti adanya kegiatan uji publik terhadap calon kepala daerah dan panitia pengawas di tingkat TPS.

Kegiatan tersebut ada di dalam Perppu Pilkada sehingga sebelumnya tidak dianggarkan, artinya harus ada tambahan anggaran dana untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Basir menjelaskan, perubahan anggaran itu sudah disampaikan pada pemkot dan akan segera dibahas oleh DPRD setempat.

(Anjar R – Dirhamsyah)

Polisi Kembali Ringkus Pengecer Togel di Kuripan

Jajaran Polres Pekalongan kembali membekuk seorang penjual kupon judi toto gelap di jalan HOS Cokroaminoto Kuripan Pekalongan Selatan.

Pelaku bernama Musbihin warga Desa Cepagan, Kecamatan Warung Asem Kabupaten Batang, tertangkap pada Rabu malam.

Juru Bicara Polres Pekalongan Kota, Ajun Komisaris Polisi Ghufron kepada Radio Kota Batik mengatakan, setelah mendapatkan informasi masyarakat yang resah atas ulahnya menjual kupon togel, polisi segera turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.

Menurut Gufron, setelah dilakukan pengintaian akhirnya Musbihin ditangkap petugas beserta barang bukti sebuah ponsel serta uang tunai sebesar 90 ribu rupiah.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya Musbihin kini terpaksa meringkuk disel tahanan Mapolres setempat dan terancam pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

(Dany W – Dirhamsyah)

Libur 1 Muharram Rental Mobil Habis Dipesan

Tanggal merah Tahun baru islam 1436 H yang jatuh pada hari sabtu 25 Oktober 2014 mendatang, nampaknya dimanfaatkan betul oleh masyarakat Kota Pekalongan dan sekitarnya untuk berlibur.

Hal itu bisa dibuktikan dengan mulai membanjirnya pemesanan mobil rental di wilayahnya.

Kepada Radio Kota Batik, Pengusaha Rental Mobil dan Travel Bima Sakti Jalan Dokter Sutomo Pekalongan Dadik Santoso mengatakan, mulai dari tanggal 25 hingga 27 Oktober mendatang mobil miliknya sudah habis dipesan.

Bahkan untuk memenuhi permintaan yang masih cukup tinggi, pihaknya pun bekerjasama dengan pemilik rental mobil lainnya untuk penyediaan armada.

Dadik menambahkan, rata – rata pemesan untuk acara keluarga dan keluar kota dengan tujuan Solo, Semarang, Slawi, dan kota lainnya. Sedangkan tarif sewa saat ini tidak mengalami kenaikan.

(Dyan S- Dirhamsyah)

REI Expo 12 Bidik Transaksi 12 Miliar Rupiah

Pameran properti Real Estate Indonesia Expo atau REI Expo ke 12 Kota Pekalongan secara resmi dibuka langsung oleh Walikota Pekalongan, Basyir Achmad, di Ruang Amarta Gedung Setda setempat, Kamis 23 Oktober 2014, bersamaan dengan Pelantikan Pengurus Komisariat REI Pekalongan masa bakti 2014 hingga 2017.

Dalam sambutannya, Ketua DPD REI Komisariat Pekalongan, Ricsa Mangkulla mengatakan, pameran itu diikuti 18 pengembang properti perumahan mulai dari Pemalang, Pekalongan, Batang, bahkan hingga pengembang dari Semarang.

Sementara jumlah transaksi pada pameran yang akan digelar hingga 2 November itu, pihak REI menargetkan bisa meraup transaksi hingga mencapai 12 miliar rupiah.

(Anjar R- Dirhamsyah)

Keluarga Raihan Wikasari Sempat Shok

Pihak keluarga Reihan Wikasari mengaku sempat shok begitu mendengar berita penculikan yang menimpa Reihan usai pulang sekolah Rabu kemarin.

Ayah Raihan yaitu Eko M kepada Radio Kota Batik mengungkapkan, setelah mendapat kabar tersebut ia bersama anggota keluarga lainnya segera melakukan pencarian, setelah hingga tengah malam anaknya tidak kunjung pulang.

Pada Kamis sekitar pukul 08.30 pagi, Raihan akhrinya bisa pulang kembali ke rumah setelah salah seorang tetangga menemukan Raihan di SPBU Tulis Batang seorang diri dan kemudian membawanya pulang ke rumah.

Sementara korban sendiri belum bisa dimintai keterangan karena terlihat shok. Untuk proses selanjutnya pihak keluarga berencana akan melakukan visum pada Reihan.

(Dany W – Dirhamsyah)

Siswi MTS Ribatul Muta’alimin Nyaris Diculik Sopir Angkot

Seorang siswi MTS Ribatul Muta’alimin Landungsari Pekalongan, nyaris menjadi korban penculikan dari seorang supir angkot yang hingga kini belum diketahui identiasnya.

Korban adalah Raihan Wikasari merupakan siswi kelas 2 di MTS tersebut.

Sebelumnya, RW diculik saat akan pulang sekolah. RW sendiri baru ditemukan pada Kamis pagi di SPBU Tulis Batang.

Kapolres Batang, Ajun Komisaris Besar Polisi Widiatmoko kepada radio Kota Batik mengatakan, setelah mendapakan laporan, polisi segera memberikan informasi ini pada seluruh wilayah yang dibawah naungan Polres Batang.

Kapolres menegaskan, meskipun korban sudah berada dirumahnya, namun pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan. Apabila nantinya ditemukan adanya tindak pidana maka proses hukum terus berjalan.

Menurut Kapolres, saat ini seluruh jajaran Polres Batang tengah memburu pelaku yang hingga saat ini belum sempat tertangkap.

Selain meminta keterangan korban Raihan Wikasari, pihak kepolisian juga akan memeriksa sejumlah saksi lainya.

(Dany W- Dirhamsyah)

Komisi A DPRD Kota Pekalongan Pantau Persiapan Pilwalkot 2015

Komisi A DPRD Kota Pekalongan berkunjung ke Kantor Komisi Pemilihan Umum setempat guna memantau persiapan pelaksanaan Pilwalkot tahun depan, Kamis 23 Oktober 2014.

Kepada Radio Kota Batik, Ketua Rombongan Aji Suryo mengatakan, kedatangan pihaknya ingin melihat sejauh mana kesiapan KPU Kota Pekalongan yang akan menyelenggarakan Pilwalkot tahun depan.

Aji Suryo menjelaskan, dari hasil pertemuan dengan pihak KPU diketahui bahwa besaran anggaran Pilwakot nanti akan bertambah menyusul adanya perubahan pelaksanaan pilkada yang diatur dalam Perppu.

Pihak KPU sendiri sudah mengajukan perubahan anggaran itu namun belum pada tahap pembahasan di tingkat Badan Anggaran ataupun Komisi.

Sementara itu, Ketua KPU setempat, Basir mengungkapkan, merujuk dari Perppu Pilkada bahwa terdapat beberapa item tambahan yang membutuhkan dana kegiatan seperti kegiatan uji publik terhadap calon kepala daerah.

(Anjar R- Dirhamsyah)

REI Komisariat Pekalongan Resmi Dilantik

Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia atau REI Komisariat Pekalongan masa bakti 2014-2017 resmi dilantik oleh Ketua DPD REI Jateng, Priyanto di Ruang Amarta Gedung Setda Kota Pekalongan, Kamis 23 Oktober 2014.

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau FKPD setempat turut menyaksikan pelantikan itu.

REI Komisariat Pekalongan periode ini masih dijabat pengurus lama dibawah kepemimpinan Ricsa Mangkulla.

Dalam sambutannya, Ketua DPD REI Jawa Tengah, Priyanto, memberikan pesan pada para pengurus baru agar bekerja secara profesional dalam menjalankan tugasnya.

Selain itu, para pengurus juga diminta untuk terus meningkatkan profesionalismenya dalam membangun rumah.

Sehingga mutu bangunannya bisa diterima dan tidak menyalahi aturan yang berlaku, serta kerjasama antar pengembang maupun dengan pemerintah setempat dapat dibina dengan baik.

(Anjar R – Dirhamsyah)

Target Produksi Budidaya Ikan Kota Pekalongan Capai 1000 Ton

Dinas Pertanian Perternakan dan Kelautan menargetkan jumlah produksi budidaya ikan di Kota Pekalongan mampu mencapai 1000 ton hingga akhir tahun 2014 ini.

Koordinator Penyuluhan Perikanan DPPK setempat, Sidiq Pramono mengatakan, hingga triwulan ke 3 jumlah produksi budidaya ikan mencapai 887,6 ton.

Dimana dari semua hasil budidaya ikan seperti bandeng, nila, lele, dan udang untuk penyumbang terbesar adalah produksi ikan bandeng yang hingga saat ini sudah mencapai 523 ton.

Sidiq menambahkan, besaran target ini memang lebih tinggi dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Namun karena setiap tahun produksi budidaya ikan mengalami ten peningkatan, pihaknya optimis target 1000 ton tahun ini mampu tercapai.

(Ella –Dirhamsyah)

Bisnis Penyewaan Mobil Makin Menjanjikan

Peluang bisnis di bidang penyewaan mobil di Kota Pekalonga dinilai semakin menjanjikan. Sebab potensi permintaan semakin tumbuh seiring tumbuhnya ekonomi lokal dan nasional.

Kepada Radio Kota Batik, Pengusaha Rental Mobil dan Travel Bima Sakti Jalan Dokter Sutomo Pekalongan, Dadik Santoso mengatakan, peluang usaha jasa rental mobil saat ini hingga kedepannya memang masih cukup menjanjikan.

Apalagi menurut pengamatannya, semakin lama Kota Pekalongan juga semakin ramai pengunjungnya.

Bahkan bisa dikatakan saat ini sudah mulai disebut sebagai kota tujuan wisata. Belum lagi ditambah bangunan baru beberapa hotel berbintang, hal itu juga memberikan dampak positif bagi pengusaha rental seperti dirinya.

Dadik berharap, Pemerintah untuk bisa memberikan pengawasan kepada pemilik rental mobil. Sebab pihaknya menduga masih banyak rental mobil yang tidak berijin. Sehingga hal itu yang membuat persaingan kurang sehat.

(Dyan S- Dirhamsyah)

Harga Emas Turun Pengaruhi Target Pegadaian

Turunnya harga emas di pasaran saat ini ternyata sangat berpengaruh terhadap kinerja perusahaan yang bergerak jual beli emas.

Salah satunya PT Pegadaian yang telah menyatakan akibat turunnya harga emas hingga bulan ini target kinerjanya di tahun 2014 ini baru mencapai 72 persen.

Kepada Radio Kota Batik, Kepala Pegadaian Cabang Alun - Alun Kota Pekalongan, Cipto Gupito mengatakan, tahun ini pihaknya ditarget 177 milyar rupiah.

Meski sedikit terkendala, namun pihaknya optimis target tersebut masih bisa dicapai hingga akhir tahun 2014 mendatang.

Cipto menambahkan, kondisi ini belum bisa diprediksi sampai kapan. Sebab harga emas ini mengikuti harga emas dunia dan nilai tukar dolar terhadap rupiah.

(Dyan S- Dirhamsyah)

Tahun Depan BPN Akan Terbitkan 500 Sertifikat Prona

Badan Pertanahan Nasional Kota Pekalongan pada tahun 2015 berencana akan menerbitkan sebanyak 500 sertifikat program nasional atau prona.

Kepada Radio Kota Batik, Bagian Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah BPN setempat, Sujoko mengatakan, di tahun depan memang akan ada 2 kegiatan yaitu prona 500 bidang dan UKM 100 bidang.

Hanya saja, saat ini pihaknya belum bisa menyebutkan wilayah mana yang akan mendapatkan kuota. Namun diharapkan program ini benar – benar bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

Sujoko menambahkan, di Kota Pekalongan 70 persen tanah diwilayah tersebut sudah bersertifikat. Sedangkan sisanya masih belum memiliki sertifikat.

Dengan adanya program prona ini, masyarakat yang kurang mampu bisa memanfaatkan hal itu.

(Dyan S – Dirhamsyah )

Dua Pencuri HP Babak Belur Dihajar Warga

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Rabu, 22 Oktober 2014 | 21.09

Dua orang pencuri telepon seluler di sebuah konter di jalan raya Bligo Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan, babak belur dihajar warga.

Keduanya tertangkap basah setelah mencuri alat komunikasi tersebut pada Selasa Malam.

Kedua pelaku adalah Toha dan Aris warga Kelurahan Pringlangu Kecamatan Pekalongan Barat, melakukan aksi di conter Poker Cell dan tertangkap di wilayah Kertijayan.

Salah satu tersangka, Toha kepada Radio Kota Batik mengatakan, awalnya ia bersama kawannya berniat membeli ponsel di conter tersebut. Namun entah kenapa keduanya berubah pikiran untuk mengambil ponsel tersebut saat korban lengah.

Korban yang sadar bahwa ponselnya dicuri kemudian mengejar tersangka yang mencoba melarikan diri dengan sepeda motor. Tak lama keduanya bisa ditangkap warga sekitar yang marah dengan aksi pencurian ini kemudian menghakimi kedua pelaku.

Beruntung saat kejadian polisi segera datang ke lokasi dan mengamankan kedua tersangka sehingga aksi mas berhasil diredam. Saat ini kedua pelaku terpaksa harus meringkuk di sel tahanan mapolsek Buaran.

Kasus Kebakaran di Batang Meningkat

Angka kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Batang pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnysa.

Tercatat sejak bulan Januari hingga Oktober 2014 telah terjadi 20 kebakaran.

Sementara pada periode yang sama pada tahun 2013 lalu, hanya terjadi 11 kebakaran saja atau selama satu tahun penuh tercatat terjadi 12 kasus kebakaran di tahun 2013.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang, Yesaya Simanjutak mengatakan, di bulan Oktober ini saja sudah terjadi lima kasus kebakaran yang telah melahap enam rumah di empat kecamatan, yakni Warungasem, Subah, Wonotunggal, dan Kecamatan Pecalungan, serta satu gudang pakan ayam di Desa Sidalang Kecamatan Tersono.

Sebagian besar kasus kebakaran terjadi karena kelalaian manusia diantaranya kayu bakar untuk tungku yang masih menyala, letusan akibat tabung gas, pemasangan kabel listrik yang berlebihan hingga korsleting listrik.

Sementara untuk nilai kerugian yang terjadi akibat kebakaran, pihaknya belum mendapatkan data yang valid.

Hal itu karena juga unit pemadam kebakaran baru saja bergabung dan masih dalam proses integrasi dari sebelumnya di Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan atau DCKTRK dan ESDM ke BPBD.

Labkesda Belum Banyak Dimanfaatkan Masyarakat

Meskipun Kota Pekalongan sudah memiliki Laboratorium Kesehatan Daerah atau Labkesda, namun banyak masyarakat setempat yang belum memanfaatkannya.

Staff Labkesda setempat, Lathifatunnuri mengatakan, dengan pemeriksaan di Labkesda bisa diketahui apakah dalam makanan minuman dan air tersebut mengandung bakteri atau bahan kimia lain.

Sehingga bisa mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas kesehatan, sekaligus juga memberikan rasa aman dan menumbuhkan rasa kepercayaan konsumen.

Lathinatunnuri menjelaskan, dalam pemeriksaan di Labkesda masyarakat bisa langsung datang atau petugas juga melayani jemput bola.

Lathinatunnuri menambahkan, besaran tariff pelayanan di Labkesda tergantung dari jenis pemeriksaan dan berapa banyak parameter yang diperiksa yang sesuai dengan Perda Nomer 26 tahun 2011 tentang Jenis dan Tarif Pelayanan Labkesda Kota Pekalongan.
 
Tune in : FM91.2 | Radio Kota Batik | News,Interaktif,Solutif
Copyright © 2011. Radio Kota Batik - All Rights Reserved
Dikelola oleh Crew RKB Published by Gietbram