Radio Kota Batik
News Ticker :

Berita Terbaru

UGM Pasang Alat Pendeteksi Longsor di Kandangserang

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Jumat, 19 Desember 2014 | 19.57

Tim Peneliti dari Universitas Gajah Mada melakukan pememasangan 4 alat pendeteksi longsor untuk mengantisipasi bencana di wilayah Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan.

Ahli Instrumentasi Gama EWS UGM, Ikhwan Mustiadi kepada Radio Kota Batik mengungkapkan, alat ini terdiri dari tiga jenis, pertama alat pendeteksi curah hujan atau Rain Gauge, yang kedua Pengukur kemiringan tanah atau Tilt Meter serta pendeteksi pergerakan tanah atau Extensometer.

Ikhwan menjelaskan, alat sendiri akan bekerja ketika terjadi tanah longsor, sirine yang terhubung dengan alat tersebut akan berbunyi dan terdengar hingga radius 1 Km.

Jika terdengar bunyi sirine tersebut, warga diharuskan untuk mengungsi ketempat yang aman sehingga bisa mengantisipasi terjadinya korban jiwa.

Ikhwan menambahkan, pemasangan alat pendeteksi longsor ini merupakan yang pertama kali di Kabupaten Pekalongan dan merupakan inisitif BPBD setempat bekerja sama dengan UGM.

PCNU Kota Pekalongan Kirim Bantuan Ke Banjarnegara

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kota Pekalongan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi pengungsi korban tanah longsor di Kecamatan Karang Kobar, Kabupaten Banjarnegara.

Kepada Radio Kota Batik, Sekretaris PCNU setempat, Muhtarom mengatakan, pada hari ini Jumat 19 Desember 2014, pihaknya mengirimkan bantuan berupa sembako, pakaian pantas pakai, alat tulis sekolah, serta uang tunai ke lokasi bencana.

Muhtarom menjelaskan, bantuan itu digalang sejak lima terakhir dan berasal dari warga Nahdhiyyin maupun warga lainnya di Kota Pekalongan yang kemudian dikumpulkan di sejumlah titik salah satunya di gedung Aswaja.

Pihaknya berharap bantuan sosial ini bisa membantu serta meringankan beban para korban tanah longsor di Banjarnegara.

Rupiah Melemah, Harga Kedelai di Pekalongan Tetap Stabil

Meski nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika terus melemah namun hal ini tidak berpengaruh pada harga kedelai di Kota Pekalongan, bahkan komoditas impor tersebut harganya terlihat tetap stabil.

Penjual kedelai di Jalan HOS Cokroaminoto Kuipan Pekalongan Selatan, Haji Sakhowi kepada Radio Kota Batik mengatakan, harga kedelai saat ini masih berkisar antara 8.000 hingga 8.200, bahkan stok kedelai juga melimpah.

Sakhowi menjelaskan, untuk kedelai impor jenis SBS Hijau harganya perkilo 8.000, sementara untuk jenis SBS Merah harganya perkilo 8.200 kondisi ini lebih baik dibandingkan pada bulan Juni lalu dimana harga kedelai menyentuh angka 9.000 perkilo.

Kemungkinan harga akan berubah apabila stok kedelainya menurun karena kedelai yang dijual saat ini merupakan stok lama, sehingga harganya standar tidak terpengaruh terhadap melemahnya nilai rupiah.

Jelang Akhir Tahun Harga Beras Merangkak Naik

Sejumlah harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun 2014 terus merangkak naik.

Salah satunya terjadi pada harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kota Pekalongan.

Kepada Radio Kota Batik, salah satu pedagang sembako di Pasar Banjarsari, Eny Prasetyaningsih mengatakan, saat ini harga beras sekitar 9.500 hingga 10.000 perkilogramnya padahal sebelumnya 8.500 hingga 9.000 per kilonya.

Menurut Eny, selama bulan Desember ini harga beras sudah mengalami kenaikan 3 kali. Dimana kenaikan rata-rata antara 200 hingga 500 rupiah.

Eny Prasetyaningsih menambahkan, kenaikan harga beras ini sudah menjadi trend setiap tahunnya. Sementara stoknya saat ini mencukupi dangan permintaan dari masyarakat yang stabil. Selain beras, harga telur yang semula 19.000 perkilo saat ini mencapai 20.000/kilo.

(Regina – Dirhamsyah)

Okupansi Hotel di Kota Pekalongan Turun 40 persen

Pasca adanya surat edaran mengenai larangan institusi pemerintahan melaksanakan rapat di hotel – hotel langsung memberikan pengaruh pada sejumlah hotel di wilayah Kota Pekalalongan.

Kepada Radio Kota Batik, Bagian Promosi PHRI, David El Sanur mengatakan, sejak adanya surat edaran dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi itu membuat okupansi hotel di wilayahnya langsung turun hingga 40 persen.

Menurut David, hal tersebut sangat begitu berpengaruh pada pendapatan masing – masing hotel. Sehingga untuk mensiasati hal itu, hotel pun kini punya cara sendiri yaitu dengan merubah segmentasi seperti melakukan kerjasama dengan corporate dan travel agen.

David menambahkan, cara tersebut dinilai cukup bisa dijadikan sebagai strategi dalam menambah okupansi hotel.

Sementara pada libur natal mendatang, dipastikan tidak akan berpengaruh untuk menaikan okupansi hotel. Hal itu disebabkan karena kebiasaan masyarakat setempat justru pergi ke luar kota saat libur akhir tahun.

(Dyan Shinta – Dirhamsyah)

Percasi Batang Gelar Kejuaraan Catur Cepat

Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia atau Percasi Kabupaten Batang berencana akan menggelar kejuaraan catur cepat perorangan terbuka, pada 27 hingga 28 Desember 2014 mendatang.

Ketua Harian Percasi Batang, Haji Suwarno mengatakan, sesuai dengan rencana kejuaraan catur cepat perorangan terbuka ini akan dilaksanakan di Pendopo Kabupaten setempat. Dan hingga saat ini sudah ada sekitar 50an peserta yang mendaftar.

Kepada Radio Kota Batik, Suwarno menjelaskan, jumlah peserta diprediksi akan bertambah lagi mengingat pendaftaran dibuka hingga 26 Desember. Sedangkan peserta pada kejuaraan yang ke 10 ditargetkan mencapai 160 atlet.

Suwarno menambahkan, pada kejuaraan catur cepat perorangan terbuka ini akan memperebutkan total hadiah sebesar 21 juta rupiah.

(Regina – Dirhamsyah)

Ratusan Anggota Banser Ikuti Pembaretan

Sedikitnya 200-an pemuda calon anggota Barisan Ansor Serbaguna atau Banser Kota Pekalongan mengikuti acara pembaretan massal di Pantai Slamaran, Jumat dini hari 19 Desember 2014.

Ditengah guyuran hujan dan petir tak menyurutkan nyali para pemuda untuk mengikuti pembaretan yang dipimping langsung oleh Komandan Banser setempat, Jacky Zamzami.

Mereka mengawali dengan sigap melalui berbagai halang rintang dan diakhiri dengan berendam di laut selama 30 menit. Setelah itu mereka juga melakukan longmarch dengan berlari menuju gedung Aswaja yang berjarak 5 Km.

Sebelum menuju gedung Aswaja, para calon anggota Banser menghadap Habib Muhammad Luthfi bin Ali Yahya untuk mendapatkan pemantapan.

Dihadapan mereka, Habib Luthfi menyatakan, Banser harus tunduk dan ta'at dengan ulama karena ketaatan ini adalah kunci keberhasilan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebagai benteng ulama, keberadaan Banser ditentukan oleh kedisiplinan perilaku dan sikap sehingga tidak saja Banser disegani akan tetapi juga bisa menjadi pelindung sekaligus pengayom bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan suku, ras, agama, maupun golongan.

Sementara itu, Komandan Banser, Jacky Zamzami menjelaskan, ratusan anggota yang mengikuti pembaretan merupakan hasil dari kegiatan kaderisasi Diklatsar di Gedung Ponpes Syafii Akrom beberapa waktu lalu.

Raut Gembira dan Sedih Warnai Pengumuman Kelulusan CPNS

Setelah sempat tertunda hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS di lingkungan Pemkot Pekalongan akhirnya resmi diumumkan.

Pengumuman kelulusan yang baru saja ditempel di papan informasi Kantor Badan Kepegawaian Daerah atau BKD setempat, Jumat 19 Desember 2014, langsung diserbu para pelamar. Mereka membaca satu persatu nama-nama yang terpampang dengan hati berdebar.

Setelah membaca papan pengumuman, sejumlah pelamar tampak bahagia karena lulus dan ada pula yang tersenyum kecil untuk menutup kekecewaan.

Salah satunya, Aprilia Trisnoningsih yang mengaku kaget sekaligus senang. Betapa tidak, penantian panjang setelah beberapa kali ikut seleksi CPNS akhirnya berbuah manis. Nama perempuan yang saat ini masih bekerja di PD BPR BKK Pekalongan Barat itu ternyata muncul di papan pengumuman.

Kepada Radio Kota Batik, Aprilia mengatakan, dirinya sudah lima kali mengikuti seleksi CPNS namun tahun ini baru bisa lulus. Ini merupakan kesempatan terakhir bagi dirinya. Selain terbentur usia, mulai tahun kedepan pemerintah juga berencana kembali melakukan moratorium.

Sebaliknya, keberuntungan nampaknya belum berpihak pada Mustafirin yang selama ini berprofesi sebagai guru olahraga di salah satu SMA swasta di Kota Pekalongan. Warga Kabupaten Batang itu urung menjadi PNS di lingkungan Pemkot Pekalongan karena namanya tak tercantum di lembar pengumuman.

Walikota Resmikan Operasional ATCS di Terminal

Walikota Basyir Achmad bersama Direktur Bina Sistem Tranportasi Perkotaan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Djoko Sartono, Jumat 19 Desember 2014 meresmikan pengoperasian Area Traffic Control System yang berlokasi di Terminal Pekalongan.

ATCS adalah sistem pengendalian lalu lintas berbasis teknologi informasi pada suatu kawasan, yang bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja jaringan jalan melalui optimasi dan koordinasi pengaturan lampu lalu lintas di setiap persimpangan.

Saat di ruang ATCS, Walikota yang mendapat kesempatan memantau perkembangan arus lalu lintas dari monitor ukuran besar langsung memberikan peringatan melalui pengeras suara yang terpasang di perempatan Grogolan.

Tak hanya angkutan kota yang parkir sembarangan anak-anak yang tengah menarik sumbangan di lampu merah Jalan Kartini pun langsung diminta pergi karena selain berbahaya juga mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Kepada Radio Kota Batik, Basyir mengatakan untuk sementara ini memang masih ada lima titik pemasangan ATCS seperti di perempatan Ponolawen, Grogolan, dan perempatan Posis, namun kedepan pihaknya berharap semua traffic light di dalam kota maupun jalur pantura bisa menggunakan system ini.

Dengan ATCS, traffic light sudah terkoneksi dengan perangkat yang ada di ruangan ini sehingga memudahkan petugas untuk melakukan pengaturan jika terjadi kemacetan.

Petugas tidak perlu datang ke lapangan untuk melakukan pengendalian lalu lintas, tetapi cukup dari perangkat yang ada seperti pengaturan nyala lampu merah-hijau.

Jumlah Kunjungan di Museum Batik Belum Capai Target

Pengelola Museum Batik saat ini harus bekerja keras demi mengejar target agar kunjungan wisatawan ke museum yang diresmikan oleh presiden SBY ini hingga akhir tahun 2014 ini bisa mencapai target.

Kepala UPTD Museum Batik Kota Pekalongan, Tanti Lusiani mengatakan, dari target kunjungan selama satu tahun yaitu 21 ribu orang namun hingga saat ini baru tercapai 17 ribuan orang saja.

Menurut Tanti, jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung pada tahun 2013 lalu mengalami peningkatan karena tahun lalu hanya 14 ribu pengunjung saja.

Tanti mengaku, optimis target yang ditetapkan tahun ini dapat tercapai hingga akhir bulan Desember ini, sebab minggu depan siswa sekolah sudah mulai libur. Selain itu bertepatan juga dengan libur Natal dan Tahun Baru 2015.

Untuk meningkatkan jumlah kunjungan yang hanya tinggal 2 mingguan ini, pihaknya melakukan penataan koleksi yang terbaru yaitu dari 39 ruang ada sekitar 96 koleksi yang dipamerkan.

(Regina – Dirhamsyah)

Target Lelang KPKNL Kota Pekalongan Baru 62 Persen

Capaian lelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang atau KPKNL Kota Pekalongan hingga bulan November 2014 baru mencapai 30 milyar rupiah atau 62 persen dari target yaitu 46,9 milyar.

Kepada Radio Kota Batik, Kasi Pelayanan Lelang KPKNL setempat, Yuliarno mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan sejumlah upaya untuk memenuhi target tersebut dengan merencanakan beberapa kegiatan lelang hingga akhir Desember 2014.

Mekipun begitu, menurut Yuliarto hingga akhir tahun pihaknya memprediksi hanya bisa mencapai target sekitar 70 persen saja. Hal tersebut, karena ada kebijakan baru tentang lelang kayu jati harus dilaksanakan per wilayah KNPKNL masing-masing.

Sementara, untuk kesadaran stekholder yang mengajukan permohonan lelang mengalami kenaikan. Itu terbukti dari frekuensi lelang tahun lalu 450, sementara hingga saat ini sudah mencapai 602 frekuensi lelang.

(Regina – Dirhamsyah)

Konvoi Kendaraan Dihimbau Tak Masuk Jalur Pantura

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Kamis, 18 Desember 2014 | 20.46

Jajaran Polres Pekalongan Kota mengimbau masyarakat agar tidak melakukan arak-arakan dan konvoi pada saat malam pergantian Tahun Baru 2014.

Polisi tidak akan segan-segan melakukan tindakan tilang jika pengendara melakukan pelanggaran.

Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota, Ajun Komisaris Polisi Pranata kepada Radio Kota Batik mengatakan, sejumlah petugas dari satuan lalu lintas maupun sabhara akan ditempatkan pada titik tertentu.

Menurut Pranata, puluhan petugas akan disiagakan di perbatasan Batang – Pekalongan, pertigaan Pacar, pertigaan Tirto, serta perempatan Ponolawen.

Kasatlantas menegaskan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas hingga penilangan jika ada penguna kendaraan yang mencoba melakukan konvoi di jalur Pantura.

(Dany W – Dirhamsyah)

Jelang Liburan, Sekolah Diimbau Tingkatkan Pengamanan

Menjelang masa libur panjang usai ulangan semester, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pekalongan menghimbau sekolah agar lebih meningkatkan kewaspadaan dalam hal pengamanan.

Kepada Radio Kota Batik, Kepala Dindikpora setempat, Agus Marhaendrayana mengatakan, libur sekolah yang cukup panjang diperlukan pengamanan ekstra pada setiap sekolah.

Menurutnya, sekolah bisa saja melakukan penjagaan tersebut dengan system piket guru secara rutin maupun penjagaan pada malam hari. Hal tersebut tentunya untuk mengamankan asset – asset yang ada di sekolah.

Selain itu, penjagaan juga dimaksudkan untuk mengantisipasi apabila sekolah mengalami bencana seperti banjir. Sekolah juga diwajibkan melaporkan proses pemantauan lingkungan dan jam piket, untuk memudahkan dalam menyelesaikan permsalahan di sekolah masing – masing.

(Dyan Shinta – Dirhamsyah)

Gatot Bernowo Pelatih Baru Persip

Manejemen Persip Pekalongan akihrnya menunjuk Gatot Bernowo sebagai pelatih baru Laskar Kalong. Gatot dalam waktu dekat akan segera mengantikan posisi pelatih sebelumnya Sugeng Widodo.

Kepada Radio Kota Batik, CEO PT Persip Pekalongan Raya, Budi Setiawan mengatakan, pihaknya sudah memberikan lampu hijau pada mantan pelatih PSCS Gatot tersebut.

Menurut Wawan, karena sudah ditetapkan maka Gatot Bernowo rencananya akan dilibatkan dalam tahapan seleksi pemain Persip. Sementara jadwal latihan persip akan dimulai awal Januari mendatang.

Sebelumnya, managemen persip memang membuka seleksi untuk mengisi kekosongan pelatih, namun seleksi dilakukan secara tertutup.

Dan dari bursa tersebut terdapat 5 pelamar yang masuk untuk mendaftar. Namun hanya satu Gatot Bernowo yang dinilai yang masuk dalam kriteria sebagai pelatih Persip musim depan.

(Dyan Shinta – Dirhamsyah)

Kemenlu Sosialisasikan Rencana Penerapan MEA 2015 di Kota Pekalongan

Kementerian Luar Negeri melakukan sosialisasi rencana penerapan Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA tahun 2015 mendatang pada satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemkot Pekalongan dan sejumlah elemen masyarakat lainnya di ruang amarta gedung setda setempat, Kamis 18 Desember 2014.

Pada kesempatan itu, Sekjen Kerjasama ASEAN Kemenlu, Iwan Suyudi Amri mengatakan, kebijakan Masyarakat ASEAN akan diberlakukan sejak 31 Desember 2015.

Sejak itu, warga Indonesia akan menjadi bagian tak terpisahkan dengan warga dari negara-negara yang tergabung dalam ASEAN.

Kondisi tersebut, wilayah negara-negara yang tergabung dalam ASEAN akan menjadi basis produksi dan pasar tunggal dari arus lalu lintas barang, jasa, dan tenaga kerja. Hal ini menjadi peluang sekaligus menghadirkan tantangan bagi warga Indonesia.

Melalui kegiatan ini, pihak Kemenlu ingin warga Kota Batik siap untuk menghadapi Masyarakat ASEAN. Pemkot setempat juga diharapkan bisa menyiapkan warganya untuk siap bertarung dalam Masyarakat ASEAN supaya tidak hanya menjadi penonton.

(Anjar – Dirhamsyah)
 
Tune in : FM91.2 | Radio Kota Batik | News,Interaktif,Solutif
Copyright © 2011. Radio Kota Batik - All Rights Reserved
Dikelola oleh Crew RKB Published by Gietbram