Radio Kota Batik
News Ticker :

Berita Terbaru

Harga Ayam Kampung Turun

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Rabu, 20 Agustus 2014 | 20.31

Harga ayam kampung di Kota Pekalongan yang sempat naik saat lebaran lalu mencapai diatas 100 ribu per ekor sekarang turun dikisaran 25 ribu sampai 45 ribu rupiah per ekor tergantung dari besar kecilnya ayam tersebut.

Seorang pedagang ayam kampung di Pasar Banyu Urip, Tarmudji kepada Radio Kota Batik mengatakan, penurunan harga ayam kampung ini tidak diimbangi dengan penjualan ayamnya. Karena di pasaran tingkat penjualan ayam tersebut bisa dikatakan sepi pembeli.

Dalam seharinya, Tarmudji hanya mampu menjual 10 – 15 ekor ayam padahal saat lebaran lalu penjualan ayamnya bisa mencapai 50 ekor.

Tarmudji menambahkan, memang sudah beberapa hari ini harga ayam kampung mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal itu karena masyarakat lebih memilih membeli ayam potong yang harganya jauh lebih murah.

Buah Melimpah, Harga Mangga di Pekalongan Anjlok

Banyaknya pasokan buah mangga di Kota Pekalongan yang melimpah karena saat ini mulai panen mangga sehingga membuat harga mangga di pasaran anjlok.

Penjual mangga keliling, Alimin mengatakan, saat ini harga jual mangga khususnya aromanis perkilo hanya 20 ribu rupiah padahal sebelumnya bisa mencapai 30 ribu.

Alimin kepada Radio Kota Batik menjelaskan, turunnya harga ini sudah terjadi sejak 3 minggu yang lalu karena pada musim kemarau ini tampaknya pohon mangga berbuah lebat.

Menurut Alimin, selain melimaphnya pasokan turunnya harga mangga ini disebabkan saat ini masih musim buah. Sehingga masyarakat bisa mengkonsumsi buah apa saja dengan harga murah.

Berbeda dengan kondisi pada bulan puasa lalu dimana buah buahan di pasaran terlihat langka sehingga harga buah menjadi mahal.

Retribusi IMB Januari Hingga Juli Capai 700 Juta

Dari hasil retribusi Izin Mendirikan Bangunan yang dilakukan oleh Badan Penanaman Modal dan Perijinan dan Pelayanan Terpadu Kota Pekalongan dari Januari hingga Juli 2014 telah mencapai 700 juta rupiah.

Kepala Sub Bidang Pemrosesan BPMP2T setempat, Era Persadatama mengatakan, dari hasil realisasi pendapatan dari IMB sampai pertengahan tahun ini sudah sesuai dengan yang diharapkan.

Dengan demikian, maka diharapkan target pendapatan dari IMB sebesar 1,2 Milyar bisa terealisasi. Era kepada Radio Kota Batik menjelaskan, selama tahun 2013 lalu dari target 1,2 milyar realisasi penerimaan retribusi Ijin mendirikan Bangunan bisa mencapai 1, 3 Milyar rupiah.

Era menambahkan, sampai dengan saat ini tariff retribusi sampai dengan tahun 2014 ini belum ada perubahan. Retrubusi itu berdasarkan dari peraturan daerah nomor 35 tahun 2011 tentang retribusi ijin mendirikan bangunan.

Pengumuman Formasi CPNS di Kota Pekalongan Molor

Pengumuman rincian formasi calon pegawai negeri sipil atau CPNS di Kota Pekalongan kembali molor. Sesuai jadwal seharusnya diumumkan secara serentak pada tanggal 18 Agustus kemarin.

Kepada Radio Kota Batik, Kabid Pengembangan dan Jabatan BKD setempat, Nur Sobah mengatakan, hingga hari ini Rabu 20 Agustus 2014, rincian formasi dari Kementerian Pendayagunaan Negara dan Reformasi Birokrasi belum turun.

Saat ini, pemkot juga masih melakukan rapat koordinasi dengan Kementrian Pendayagunaan dan Reformasi Birokrasi di Jakarta sehingga pihaknya belum mengetahui rincian formasi CPNS apa saja yang telah disetujui oleh pihak Kemen PAN dan RB.

Untuk tahun 2014 ini, Pemkot Pekalongan mendapat persetujuan kuota CPNS melalui jalur umum sebanyak 69 formasi.

DPD Golkar Mulai Godog Bakal Calon Walikota Pekalongan

Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kota Pekalongan saat ini tengah menggodog sejumlah nama untuk di calonkan sebagai balon Walikota periode 2015 -2020.

Ketua Dewan Pembina DPD Partai Golkar setempat, dokter H.M Basyir Ahmad kepada Radio Kota Batik mengatakan, saat ini partainya sudah mengantongi 7 nama yang masuk kriteria bakal calon dari partai berlambang beringin itu.

Meski demikian, Basyir yang masih menjabat Walikota Pekalongan enggan memberikan keterangan 7 nama yang akan masuk dalam konvensi partai Golkar. Basyir hanya menyatakan 5 dari 7 orang tersebut merupakan putra daerah dan 2 lainnya merupakan orang luar daerah.

Basyir menambahkan, jika nantinya partai Golkar dalam menentukan bakal calon Walikota setelah melaui survey dari kalangan partai sendiri ataupun mengunakan lembaga survey yang ditunjuk oleh DPP Partai Golkar.

Penjual Es Keliling Ditemukan Tewas Gantung Diri

Seorang yang berprofesi pedagang es keliling warga Desa Karanganyar Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, pada Rabu pagi ditemukan tewas gantung diri di sebuah kebun di desa setempat.

Kapolsek Tirto, Ajun Komisaris Polisi Trismianto kepada Radio Kota Batik mengatakan, korban bernama Muhamad Mudal, meninggal dunia karena bunuh diri. Saat ditemukan jasad korban masih tergantung di sebuah pohon.

Dari keterangan pihak keluarga, Mudal sudah lama menderita penyakit dalam yang tidak kunjung sembuh meskipun sudah berobat namun penyakitnya masih sering kambuh.

Sebelum ditemukan gantung diri, malam harinya korban sempat mencoba bunuh diri dengan cara minum racun serangga namun berhasil digagalkan oleh keluarganya.

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kraton untuk dilakukan otopsi. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya luka bekas penganiayaan. Korban meninggal dunia karena bunuh diri.

90 Persen Gigi Anak Kota Pekalongan Tak Terawat

Dinas Kesehatan Kota Pekalongan menyebutkan bahwa saat ini hampir 90 persen gigi anak siswa sekolah dasar mengalami karies atau gigi berlubang karena kurangnya perawatan.

Dokter Gigi Erna Sofiana dari Puskesmas Tirto mengungkapkan, data dari hasil pemeriksaan kesehatan gigi pada anak sekolah setiap bulan April dan September menunjukan banyak anak yang yang mengalami kerusakan pada giginya.

Kepada Radio Kota Batik, Dokter Erna menjelaskan, rata rata gigi rusak pada anak ini disebabkan oleh pola makan dan kurangnya pemahaman dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Dokter Erna menambahkan, dalam menjaga kesehatan gigi anak peran orangtua sangat diperlukan karena kerusakan gigi akan berdampak pada tumbuh kembang anak.

Basyir-Alex Fokus Tangani Bencana Rob

Sisa kepemimpinan Basyir –Alex sebagai Walikota dan wakil Walikota Pekalongan yang kurang dari 1 tahun, mereka berdua berkomitmen untuk menangani masalah rob yang melanda wilayah Pekalongan Utara.

Kepada Radio Kota Batik, Basyir Ahmad mengatakan, penangana rob ini diharapkan bisa meringankan pekerjaan rumah bagi Walikota Baru.

Basyir menjelaskan, pada sisa masa kepemimpinannya, masalah rob menjadi masalah utama karena rob ini masuk ketagori bencana sehingga butuh pemikiran dan tindakan yang nyata.

Dalam masa kepemimpinan selama 5 tahun, Basyir – Alex mengaku sudah fokus pada bidang kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan, dengan hasil yang cukup positif.

Basyir berharap, masalah rob ini harus segera bisa teratasi pada akhir tahun ini sehingga pada awal tahun mendatang sehingga antisipasi penanganan banjir maupun rob di Kota Pekalongan bisa dilakukan.

APBD Terbatas, Walikota Minta Anggaran Dulongmas Dirampingkan

KONI Kota Pekalongan diminta untuk merampingkan jumlah anggaran yang akan digunakan untuk mengikuti ajang pekan olahraga Dulongmas tahun 2015 mendatang.

Mengingat APBD Kota Pekalongan terbatas dan sebagian besar saat ini tengah difokuskan untuk mengatasi masalah bencana alam.

Hal itu disampaikan oleh Walikota Basyir Achmad, saat menerima Tim Manajer Dulongmas Kota Pekalongan di ruang kerjanya, Rabu 20 Agustus 2014.

Basyir mengatakan, jumlah anggaran yang diajukan tidak bisa dipenuhi semua dalam penetapan APBD sehingga kemungkinan akan ada poin yang digeser dan akan dipenuhi dalam APBD perubahan.

Walikota mencontohkan, untuk anggaran tali asih bisa saja digeser setelah perubahan APBD nanti karena diberikan setelah selesainya event Dulongmas.

Sebelumnya, Manajer Dulongmas Graciani Kanesia, mengajukan anggaran sebesar 3 miliar rupiah lebih untuk keperluan Kota Pekalongan berlaga dalam event Dulongmas.

Anggaran itu terbagi dalam sejumlah poin diantaranya kebutuhan dana Training Center, Sarpras, pembinaan rutin, anggaran saat pelaksanaan Dulongmas, serta tali asih.

BPMP2T Kota Pekalongan Telah Terbitkan Empat Ratusan IMB

Badan Penanaman Modal Perijinan dan Pelayanan Terpadu Kota Pekalongan hingga bulan Juli tahun ini telah mengeluarkan ijin sebanyak 456 IMB atau Ijin Mendirikan Bangunan.

Pemohon kepengurusan IMB dari tahun ke tahun cenderung fluktiatif, namun jika melihat trend tahun 2014 dengan tahun 2013 lalu mengalami penurunan.

Kepada Radio Kota batik, Kasubsi bidang Pemrosesan BPMP2T setempat, Era Persadatama mengatakan, penurunan pengurusan IMB dari masyarakat setempat bukan karena dipengaruhi faktor kurangnya kesadaran masyarakat.

Menurut Era, mereka cenderung mengurus IMB jika mempunyai suatu kepentingan lain seperti untuk legalitas bangunan yang akan digunakan untuk pengambilan kredit bank.

Era menyebut, sampai dengan akhir tahun 2012 lalu IMB yang dikeluarkan mencapai 853. Sementara selama tahun 2013 meningkat menjadi 972. Dan sampai pertengahan tahun ini baru mencapai 388 saja.

Era menambahkan, diperkirakan jumlah permohonan ijin untuk mendirikan bangunan sampai akhir tahun nanti hanya berkisar 700san saja.

Polres Himbau Waspadai Curanmor

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Selasa, 19 Agustus 2014 | 22.19

Kepolisian Resor Pekalongan Kota mengimbau warga untuk mewaspadai aksi pencurian kendaraan bermotor yanng semakin marak terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Juru Bicara Polres Pekalongan Kota, Ajun Komisaris Polisi Ghufron, kepada Radio Kota Batik mengatakan, untuk mencegah adanya aksi pencurian sepeda motor warga harus berhati-hati saat memarkir kendaraannya.

Ghufron meminta warga untuk memasang alat pengaman ganda, terutama saat memarkir di rumah maupun di tempat keramaian, agar kendaraanya tidak mudah dicuri.

Ghufron menambahkan, masyarakat diminta untuk tidak canggung melaporkan kejadian yang menimpanya, pihaknya akan segera memberikan bantuan untuk mengungkap pencurinya.

Pemkab Gelar Lomba Karawitan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Lomba Karawitan 2014, lomba ini bertujuan untuk melestarikan dan menanamkan kecintaan kalangan generasi muda terhadap kekayaan budaya tradisional khususnya seni karawitan.

Kepala Seksi Seni dan Budaya Dindikbud setempat Syafri Dwiyanto, dalam relesase yang di kirim ke Radio Kota Batik mengatakan, melalui kegiatan ini dapat menggali potensi daerah terhadap anak didik untuk berprestasi terhadap kesenian daerah.

Menurut Safri, kriteria penilaian pada kegiatan berdasarkan atas pengamatan 4 aspek, yang meliputi aspek laras atau keselaran musikalnya, aspek rampag atau kekompakan dalam memainkan alat musik, aspek garap atau racikan musikalnya dan aspek penyajian.

Safri menjelaskan, untuk juri yang kompeten di bidangnya sebagai pakar geguritan, seperti Rudi Triatmojo, Rawin Subagyo dan Rasmani pakar Karawitan dari Kecamatan Bojong. Pada lomba tersebut, UPT Dindikbud Kecamatan Kesesi meraih juara pertama dengan total nilai 951.

Sedangkan Juara 2 diraih UPT Dindikbud Kecamatan sragi dengan nilai 933, dan Juara 3 diraih UPT Dindikbud Kecamatan Kandangserang dengan nilai 815, Sementara untuk Juara Harapan 1 diraih UPT Dindikbud Kecamatan Wiradesa.

Warga Tirto Keluhkan Raskin Berkutu

Sejumlah warga kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, terpaksa mengembalikan beras untuk warga miskin atau Raskin yang diterima untuk bulan Agustus. Warga kemudian mengembalikan raskin karena kondisinya sudah berkutu.

Kepala Gudang Bulog Wiradesa, Toni Eka Rianto, kepada Reporter Radio Kota batik mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan dari warga jika ada reskinnya berkutu.

Meskipun demikian tidak semua beras yang dikirim di kelurahan tersebut berkutu, karena dari hasil pemeriksaan hanya ada dua karung beras yang kondisinya berkutu dan saat ini beras tersebut sudah ditukar dengan beras yang lebih baik.

Toni Eka Rianto menghimbau, pada masyarakat penerima beras miskin untuk meneliti terlebih dahulu, apabila ditemukan kutu atau sejenisnya bisa segera melapor sehingga bisa segera diganti yang baru.

Kereta Api Fajar Utama Berganti Nama Menjadi Menoreh 2

PT Kereta Api Indonesia tahun ini melakukan peremajaan KA Fajar Utama jurusan Semarang Jakarta yang diganti namanya menjadi Kereta api Menoreh 2.

Jika sebelumnya rangkaian gerbong merupakan kelas bisnis, kini diubah menjadi kelas ekonomi AC plus Kepada Radio Kota Batik, Humas PT KAI Daops 4 Semarang Suprapto mengatakan, beragam fasilitas bisa diperoleh penumpang yang menggunakan KA Menoreh 2 itu.

Menurut Suprapto, selain mengunakan AC pada kereta api, juga tersedia stop kontak listrik modern dan kereta makan bernuansa mini bar. Bahkan tersedia running teks lokasi stasiun yang dilewati. Selain itu KA Menoreh 2 juga tersedia 2 gerbong khusus difabel.

Dimana para penumpang dengan kekurangan fisik tetap bisa menggunakan kursi roda untuk menuju ke kursi penumpang.

Meski menggunakan fasilitas yang modern, namun KA Menoreh 2 memiliki tariff yang lebih murah, untuk tariff batas bawah senilai 110 ribu rupiah, sementara tariff batas atas 270 ribu rupiah. Atau lebih hemat 15 ribu hingga 20 ribu rupiah dibanding KA Fajar Utama.

Suprapto menambahkan, selain KA fajar Utama yang berubah nama menjadi Menoreh 2, KA Pekalongan Ekspres berganti menjadi Pemalang Ekspress dan KA Cirebon Ekspress menjadi KA Tegal Bahari .

Manajemen Persip Tunggu Ijin Gelar Pertandingan Malam Hari

Untuk Kali kedua Manajemen Persip Pekalongan menggelar pertandingan terakhir kompetisi divisi utama liga Indonesia grup 4, di Stadion Kota Batik Kratn pada malam hari.

Namun demikian Manejemen Persip masih harus menunggu persetujuan dari pihak Kepolisian untuk melaksanakan pertandingan putaran terakhir melawan Persitema Temanggung, pada 23 Agustus mendatang.

Kepada Radio Kota Batik, CEO Persip Pekalongan Budi Setiawan mengatakan, ijin akan diberikan apabila, ada jaminan tidak ada keributan antar supporter pendukung Persip.

Menurut Wawan, Pihak Panpel dan keamanan berharap supaya mereka bisa menjaga keamanan selama dan sesudah pertandingan.

Budi Setiawan menambahkan, pertandingan terakhir dilakukan pada malam hari dengan alasan waktu luang masyarakat lebih banyak sehingga bisa menonton secara langsung, yang otomatis juga memberikan semangat bagi pemain.
 
Tune in : FM91.2 | Radio Kota Batik | News,Interaktif,Solutif
Copyright © 2011. Radio Kota Batik - All Rights Reserved
Dikelola oleh Crew RKB Published by Gietbram