Radio Kota Batik
News Ticker :

Berita Terbaru

Rokok Ilegal Masih Marak Beredar Di Kota Pekalongan

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Sabtu, 24 Januari 2015 | 23.30

Rokok ilegal tanpa cukai masih marak beredar di wilayah Kota Pekalongan. Terbukti dalam operasi razia pemberantasan cukai rokok ilegal oleh Satpol PP setempat belum lama ini, petugas berhasil mengamankan puluhan rokok yang diduga ilegal dari berbagai merk dari pedagang.

Kepada Radio Kota Batik, Komandan Regu I Satpol PP setempat, Sutarno mengungkapkan beberapa kali razia cukai, petugas masih menemukan rokok tanpa cukai masih beredar di pasaran. Bahkan ada juga yang menjual rokok dengan cukai kadaluarsa.

Seperti saat razia di wilayah Kecamatan Pekalongan Utara. Dari 8 kios atau toko yang didatangi petugas, 4 diantaranya kedapatan masih menjual rokok ilegal.

Pihaknya mengamankan rata-rata 2 slop rokok illegal berbagai merk dari toko-toko tersebut. Petugas kembali menemukan rokok illegal saat menggelar razia yang sama di wilayah Kuripan Kecamatan Pekalongan Selatan pada Jumat, 23 Januari kemarin.

Sutarno menambahkan, razia kali ini, pihaknya berhasil mengamankan 9 slop rokok tanpa cukai dari dua toko yang berbeda. Hasil razia ini nantinya akan diserahkan pada Kantor Bea Cukai Pekalongan untuk didata dan ditindaklanjuti.

(Anjar R – Dirhamsyah)

Persip Pekalongan Pasang Target Empat Besar di Divisi Utama 2015

Manajemen Persip Pekalongan memasang target berada di peringkat empat besar fase grup dalam kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2015.

General Manager Persip Pekalongan, Aam Ikhwan kepada Radio Kota Batik mengatakan, tantangan tahun ini lebih berat, sebab ada ketentuan empat hingga lima tim dari setiap grup yang terdegradasi ke divisi satu.

Sehingga masing masing tim minimal harus berada di peringkat empat besar tiap grup, untuk menghidari dari zona degradasi.

Untuk mencapai target itu, manajemen akan melakukan penguatan di sisi teknis, bersama dengan sejumlah pemain berpengalaman. Aam menambahkan, dengan mundurnya kick off Divisi Utama dari Februari menjadi Maret, waktu persiapan menjadi lebih panjang. Kesempatan ini akan digunakan untuk mengadakan enam pertandingan pramusim.

(Khanif Alkurosan – Dirhamsyah)

Stok Darah di Kota Pekalongan Menipis

Pada pekan terakhir Januari ini, persediaan darah di PMI Kota Pekalongan terus berkurang, karena untuk memenuhi pasien di Rumah Sakit yang ada di wilayah Kabupaten dan Kota sekitarnya.

Staf P2d2s, pencari pelestari donor darah sukarela, PMI setempat, Erna Sukadiah kepada Radio Kota Batik menjelaskan, saat ini stok darah yang tersedia untuk golongan A sebanyak 20 kantong darah, golongan B, 35 kantong, golongan O, 40 kantong, dan golongan AB /20 kantong.

Stok darah ini selain banyak digunakan warga Kota Pekalongan, juga sering diminta oleh warga dari Kabupaten Batang, dan Kabupaten Pekalongan, terutama yang menderita Anemia dan Thalassemia, serta untuk ibu yang melahirkan.

Erna menambahkan, untuk menyediakan stok darah yang mencukupi, pihaknya terus melakukan kegiatan donor darah di berbagai tempat, termasuk di pusat perbelanjaan, juga dari pendonor sukarela.

(Khanif AlKurosan – Dirhamsyah)

Normalisasi Sungai, Pemkot Ajukan Rp 11 Miliar Ke PSDA Jateng

Pemkot Pekalongan mengajukan anggaran sebesar 11 miliar rupiah ke Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air atau PSDA Provinsi Jawa Tengah untuk normalisasi Sungai Bremi dan Sungai Meduri.

Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum setempat, Slamet Miftahudin mengatakan, sejumlah kelurahan di Pekalongan Barat dan Pekalongan Utara kerap terendam banjir apabila debit air di dua sungai tersebut melimpah.

Sejumlah kelurahan tersebut yakni Kelurahan Padukuhan Kraton di Pekalongan Utara serta Kelurahan Pasirkratonkramat dan Kelurahan Tirto di Pekalongan Barat diapit Sungai Bremi dan Sungai Meduri, jika hujan deras kelurahan tersebut langsung terendam banjir.

Kedua sungai tersebut tidak mampu menampung limpasan air karena dangkal. Selain itu, alur sungai menyempit serta tertutup oleh tenaman enceng gondok.

Menurut Miftahudin, Pemkot telah mengusulkan normalisasi Sungai Bremi dan Sungai Meduri ke Dinas PSDA Provinsi Jawa namun pihaknya belum mendapat kepastian kapan normalisasi tersebut akan terealisasi.

(Anjar R – Dirhamsyah)

Renovasi Jembatan Surobayan, Dikhawatirkan Membuat Aliran PDAM Terganggu

Rencana Pemerintah Kabupaten Pekalongan, yang akan merenovasi jembatan Surobayan akan membuat aliran air PDAM yang mengalir dari sumber mata air peninggalan Belanda di Rogoselo akan terganggu.

Rencananya pipa air Rogoselo akan dibongkar, karena lokasinya berdekatan dengan jembatan, sehingga di khawatirkan akan membuat sekitar 4000an pelanggan PDAM di wilayah Kota Pekalongan kesulitan mendapat suplai air.

Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Kota Pekalongan, Murip Sholihin, kepada Radio Kota Batik menjelaskan, pembongkaran itu rencananya dilakukan pada pekan kedua Februari mendatang.

Sebanyak 15 sampai 20 persen pelanggan PDAM di sebagian wilayah Kota Pekalongan selama ini berasal dari mata air Rogoselo. Pembongkaran pipa dari mata air itu, hampir dipastikan akan membuat aliran air terganggu.

Selain suplai air kepada pelanggan PDAM, pembongkaran pipa air Rogoselo diperkirakan juga akan menimbulkan kendala di penyediaan air untuk kemasan isi ulang.

(Khanif AlKurosan – Dirhamsyah)

Persip Rencanakan Uji Coba Lawan Persibangga

Persip Pekalongan akan kembali mengelar uji coba guna memantapkan kesiapan mengarungi kompetisi Indonsia Divisi Utama Liga Indonesia, Kali ini lawan yang akan dihadapi adalah Persibangga Purbalingga.

General Manager Persip Pekalongan, Aam Ikhwan kepada Radio Kota Batik menjelaskan, Persibangga sengaja dipilih sebagai lawan uji coba, karena klub tersebut dinilai paling siap untuk saat ini.

Pada pertandingan yang akan digelar pada Jum’at 30 Januari, panitia telah menyiapkan sebanyak 12 ribu tiket. Aam Ikhwan menambahkan, kini pihaknya tengah berupaya membenahi kondisi lapangan, sehingga klub klub ISL bersedia untuk menjalani pramusim mereka di Stadion Kota Batik Kraton.

(Khanif AlKurosan – Dirhamsyah)

Pompa Terbakar Aliran Air PDAM Terganggu

Sekitar 400 pelanggan PDAM di wilayah Bandengan, perumahan Beringin, Patriot, dan jalan Kapuas, mengalami kesulitan mendapat pasokan air PDAM, akibat terbakarnya pompa pada sumur bor Bandengan.

Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM setempat, Murip Sholihin mengatakan, sumur bor pompa air di Bandengan diketahui terbakar pada Jumat, 23 Januari kemarin.

Komponen pada mesin di sumur bor itu diketahui beberapa kali mengalami kerusakan, meski sudah dilakukan perbaikan dan pemeliharaan rutin. Menurut Murip, kejadian seperti ini tidak terhindarkan selama kebutuhan air disuplai dengan menggunakan pompa atau mesin.

Faktor alam, usia mesin dan lainnya memang biasa menjadi penyebabnya. Akibat kerusakan ini, ratusan pelanggan mengeluhkan gangguan distribusi air, bahkan aliran air menjadi keruh, tersendat serta tidak keluar sama sekali.

(Khanif AlKurosan – Dirhamsyah)

PKS Dan PDIP Siapkan Nama Balon Walikota

DPD Partai Keadilan Sesahtera dan DPC PDI-Perjuangan mengaku saat ini sudah menyiapkan bakal calon Walikota untuk bertarung pada pilkada 2015 mendatang. Ketua DPD PKS setempat, Aji Suryo mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan seleksi internal jajarannya.

Dari seleksi itu terjaring lima orang nama yang bakal disiapkan dalam pertarungan politik Kota Pekalongan 2015 ini. Nama-nama yang bakal diusung diantaranya yakni‎ Idris Satria Budi, Ariston, Mufida Hidayati‎, dirinya sendiri dan satu nama lainnya merupakan seorang PNS.

Namun karena belum bersedia mengundurkan diri dari PNS, yang bersangkutan akhirnya mengundurkan diri .

Dari lima nama itu nantinya masih akan dikerucutkan menjadi tiga nama, baru kemudian akan didaftarkan sebagai bakal calon untuk mengikuti uji publik di KPU.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Kota Pekalongan, Ismet Inonu juga menyatakan, telah melakukan penjaringan internal partai.

Penjaringan ini dilakukan secara tertutup, sebab pihaknya khawatir jika dilakukan secara terbuka akan menimbulkan konflik.

Ismet mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah membidik tiga nama, dimana satu diantaranya kadernya sedangkan dua lainnya merupakan dari luar partai. Namun dirinya masih belum bersedia menyebutkan nama-nama jagoan dari partai berlambang banteng tersebut.

 (Anjar – Dirhamsyah)

Ribuan Jemaah Ikuti Silaturahmi Nasional Ulama dan TNI/Polri di Kota Pekalongan

Ribuan ulama, TNI dan POLRI mengikuti silaturahmi nasional yang di gelar Panitia Maulid Kanzus Sholawat di Dupan Hall Pekalongan, pada Sabtu, 24 Januari 2015.

Silaturahmi dengan mengusung tema "Kebersamaan TNI/POLRI dan Ulama Untuk Memperkuat Nilai-Nilai Sejarah UUD 45 dan Pancasila Dalam Membentengi NKRI dan Pengaruh Kelompok Radikal dan ISIS serta Upaya Menuju Negara Poros Maritim" Dalam sambutannya, Mudir Aam Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah atau JATMAN, KH.

Abdul Mu'thi Nurhadi mengatakan, permasalahan yang dihadapi saat ini semakin kompleks sekaligus tantangan ke depan dalam rangka menuju pembangunan manusia seutuhnya.

Oleh karena itu, kita perlu mengenali dan memiliki bekal khusus dalam rangka mengantisipasi semua yang akan terjadi, maka dengan adanya kegiatan silaturahmi ini mudah-mudahan akan semakin membimbing kita agar lebih dewasa.

Sementara, Pangdam IV/Diponegoro, Mayor Jendral TNI Bayu Purwiyono saat membacakan sambutan Panglima TNI Jendral Moeldoko menegaskan, TNI senantiasa memegang prinsip bahwa bersama rakyat TNI kuat karena keduanya adalah totalitas kekuatan dalam sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta.

Selain itu, Pangdam juga berpesan pada seluruh peserta untuk dapat memerangi bersama gerakan radikal Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS dengan SUMUK atau Solidaritas Umat Muslim Untuk Kebhinnekaan atau Keberagamaan.

(Anjar R – Dirhamsyah)

BLK Kota Pekalongan Buka Pelatihan Bulan April

Balai Latihan Kerja Kota Pekalongan pada di tahun 2015 ini, merencanakan program pelatihan untuk peserta baru akan dibuka pada bulan April dan Agustus mendatang.

Kepada Radio Kota Batik, Kepala BLK setempat, Edy Supriyanto mengatakan, di tahun 2015 akan ada sebanyak 15 pelatihan, namun akan dibagi menjadi 2 gelombang. 10 pelatihan pertama akan dimulai pada bulan April 2015, sementara sisanya yaitu sebanyak 5 pelatihan akan diselenggarakan pada bulan Agustus mendatang.

Edy menambahkan, selain menggelar pelatihan di BLK, pihaknya juga telah melakukan kerjasama dengan Lapas dan Rutan untuk memberi pelatihan.

Menurutnya ada beberapa jenis pelatihan yang diberikan kepada peserta didik, seperti bismis manajemen, menjahit, listrik, operator mesin garmen, las, otomotif prosesing dan tata kecantikan.

BLK Kota Pekalongan Kekurangan Instruktur

Balai Latihan Kerja yang berada dibawah naungan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, atau Dinsosnakertrans Kota Pekalongan hingga kini kekurangan instruktur.

Kepala BLK Kota Pekalongan, Edy Supriyanto mengungkapkan, sejak BLK yang berada di Jalan Slamet tersebut, hanya memiliki 23 orang instruktur saja. Padahal idealnya, dengan adanya sebanyak 15 pelatihan, maka jumlah instruktur yang harus ada sejumlah 30 oran.

Sehingga memang keberadaan SDM di BLK harus ditambah, dan diperkuat, untuk meningkatkan kualitasnya. Selama ini setiap satu program pelatihan hanya didampingi oleh seorang instruktur saja, padahal idealnya ada 2 orang.

Bahkan saat ini, pihaknya tidak memiliki tenaga instruktur bangunan, karena yang bersangkutan kini telah pensiun. Sehingga pihaknya memutuskan di tahun 2015 ini, sementara tidak membuka pelatihan untuk bidang bangunan.

(Dyan Shinta – Dirhamsyah)

Polres Pekalongan Kota Terapkan Program Pelanggaran Lalulintas Tematik

Satuan lalu lintas Polres Pekalongan Kota, menerapkan bulan tertib lalu lintas, dalam menekan angka pelanggaran kecelakaan diwilayah hukum Polres setempat.

Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota Ajun Komisaris Polisi Pranata, mengatakan, pelaksanaan program bulan tertib lalu lintas, tahun ini dilakukan secara tematik. Dimana bulan Tertib Lalulintas menuju Indonesia tertib tersebut, merupakan program Korlantas Polri yang dilakukan secara serentak.

Pranata kepada Radio Kota Batik, menjelaskan, selama dua bulan, yaitu Januari dan Februari 2015, Satlantas Polres Pekalongan Kota, fokus pada tiga pelanggaran, diantaranya pelanggaran terhadap marka jalan, penggunaan helm non SNI, dan anak dibawah umur yang mengendarai kendaraan bermotor.

Pranata menambahkan, dengan penegakan pelanggaran secara tematik ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas, dan dapat menekan angka kecelakaan di jalan raya.

(Regina – Dirhamsyah )

Ratusan Personil Amankan Peringatan Maulid di Kanzuz Sholawat

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Jumat, 23 Januari 2015 | 22.19

Polres Pekalongan Kota menerjunkan sebanyak 250 personilnya untuk pengamanan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar sejak 23 Januari hingga 25 Januari 2015.

Dari jumlah tersebut, 55 diantaranya merupakan anggota Satlantas polres setempat.

Kepada Radio Kota Batik, Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota, Ajun Komisaris Polisi Pranata mengatakan, untuk memperlancar arus lalu lintas personil yang bertugas akan disebar dibeberapa titik yang rawan terjadinya kemacetan.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan kerjasama dengan Dishubparbud setempat agar petugas ATCS juga dapat mengatur dan mengendalikan trafict light.

Pranata menjelaskan, meskipun sudah ada papan himbauan tetap saja pada titik tersebut akan dijaga oleh personil dari Kepolisian.

(Regina - Dirhamsyah)

Kondom Masih Menjadi Primadona

Pengunaan alat kontrasepsi program keluarga berencana atau KB untuk jenis kondom ternyata masih menjadi primadona bagi peserta baru KB pria di Kota Pekalongan.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana mencatat, tahun 2014 ada 788 peserta KB pria yang memilih alat kontrasepsi kondom. Sementara yang memilih Medis Operasi Pria hanya 8 orang saja.

Kepala Bidang KB dan Keluarga Sejahtera BPMP2AKB, Eny Sulistyowati menjelaskan, untuk menarik minat pria ikut KB terutama agar memilih alat kontrasepsi jenis MOP, pihaknya memberikan layanan KB gratis. Bahkan juga diberikan ganti uang kerja.

Kepala Bidang KB dan Keluarga Sejahtera BPMP2AKB, Eny Sulistyowati mengakui, peserta baru KB pria di Kota Pekalongan masih rendah yaitu 9,48 persen saja sementara peserta KB wanita cakupannya 90,52 persen atau 7.604 akseptor.

(Ella – Dirhamsyah)

Disperindagkop Akan Gelar Mikro Finance Expo

Disperindagkop dan UMKM Kota Pekalongan berencana akan menggelar kembali Mikro Finance Expo pada bulan Februari mendatang.

Kepada Radio Kota Batik, Kepala Bidang Koperasi dan UMKM setempat, Edy Harsoyo mengatakan, kegiatan ini adalah untuk kali ketiganya berturut-turut diselenggarakan.

Namun karena terbatas, maka ditargetkan hanya 12 koperasi dan lembaga keuangan saja yang bisa ikut berpartisipasi. Jumlah itu masih sama seperti tahun kemarin.

Edy menambahkan, tujuan dari penyelenggaraan kegiatan Mikro Finance Expo tersebut adalah untuk mempermudah akses permodalan bagi para pelaku UMKM di Kota Pekalongan. Dimana menurut pengalaman tahun lalu, antusiasme dari masyarakat dalam kegiatan itu cukup baik.

(Dyan Shinta – Dirhamsyah)
 
Tune in : FM91.2 | Radio Kota Batik | News,Interaktif,Solutif
Copyright © 2011. Radio Kota Batik - All Rights Reserved
Dikelola oleh Crew RKB Published by Gietbram