Radio Kota Batik
News Ticker :

Berita Terbaru

Kota Pekalongan Baru Terima Paket Satu Buku Kurikulum 2013

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Senin, 20 Oktober 2014 | 23.52

Penerapan kurikulum 2013, hingga kini terkendala belum semua jenjang sekolah di Kota Pekalongan menerima paket satu buku Kurikulum 2013. Sementara untuk paket dua, masih menunggu pengiriman dari pihak penerbit.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga setempat, Agus Marhaendrayana menjelaskan, buku paket satu itu digunakan untuk pembelajaran semester pertama, dan untuk buku paket dua digunakan untuk pembelajaran semester dua dan seterusnya.

Buku paket kurikulum 2013 itu diberikan sesuai peruntukkan bagi tingkat SD dalam bentuk buku tematik, sementara tingkat SMP dan SMA dalam bentuk buku materi pelajaran.

Agus menambahkan, untuk mendukung pembelajaran, pihak sekolah bisa menyalin dari CD materi pelajaran dan kurikulum yang sudah dibagikan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan beberapa waktu lalu.

KPID Jateng Selenggarakan Kajian Analisa Pantauan Penyiaran

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Tengah akan menyelengarakan Kajian Analisa Hasil Pemantauan Penyiaran, dengan tema “Mewujudkan Siaran yang Ramah Anak dan Perempuan”, di Ruang Auditorium Gedung C Lantai 3 Universitas Pekalongan.

Komisioner Bidang Isi Siaran Asep Cuantoro menjelaskan, Kegiatan Kajian Analisa Hasil Pemantauan Penyiaran dilaksanakan dengan tujuan menampung masukan dari para pakar dan masyarakat tentang permasalahan di bidang penyiaran agar KPID dapat menindaklanjutinya dalam kebijakan terkait isi siaran.

Kepada Radio Kota Batik, Asep mengatakan, KPID juga menyoroti eksploitasi anak, dalam tayangan bernuansa kekerasan dan promosi produk tertentu. Di sisi lain isu gender menjadi perbincangan hangat karena banyak kalangan resah dengan image perempuan yang selalu digambarkan secara negatif oleh media televise.

 Asep Cuantoro menjelaskan, peserta yang hadir berasal dari berbagai unsur masyarakat, seperti aktivis LSM perlindungan anak dan perempuan, aktivis ormas, mahasiswa, pengelola lembaga penyiaran dan SKPD di Kota Pekalongan.

Lembaga Keuangan Syariah Di Kota Pekalongan Berkembang Pesat

Perkembangan lembaga keuangan syariah di Kota Pekalongan dinilai sangat pesat. Hal itu dibuktikan dengan menjamurnya bank ataupun koperasi syariah yang ada di Kota Batik.

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Pekalongan Edi Harsoyo mengatakan, tidak hanya dari sisi jumlah koperasi yang bertambah, tetapi dari sisi asset juga mengalami peningkatan yang signifikan.

Menurut Edy Harsoyo, pesatnya pertumbuhan koperasi syariah ini, karena sesuai dengan kultur masyarakat Kota Pekalongan yang agamis. Sehingga sistemnya mudah diterima masyarakat.

Polisi Imbau Masyarakat Waspadai Peredaran Miras Oplosan

Masyarakat Pekalongan dan sekitarnya diminta untuk mewaspadai praktik penjualan minuman keras oplosan. Yang di kemas seperti bentuk air minum kemasan bersegel, sehingga ini bisa mengelabuhi petugas.

Minuman keras oplosan diniilai membahayakan keselamatan, sebab sudah banyak menelan korban jiwa di sejumlah daerah.

Juru Bicara Polres Pekalongan Kota, Ajun Komisaris Polisi Ghufron, kepada Radio Kota Batik mengatakan, pihaknya kni tengah gencar memerangi peredaran minuman keras maupun oplosan.

Ghufron menjelaskan, adanya peraturan daerah yang mengatur tentang pelarangan minuman berakhohol, membuat kepolisian tidak mentolelir peredaran miras di Kota Pekalongan.

Ghufron menambahkan selama ini pengkonsumsi minuman keras disinyalir mendapatkan barang haram dari sejumlah warung dari daerah tetangga. Sedangkan peredaran miras untuk wilayah Pekalongan dinilai sudah sangat jauh berkurang.

Jembatan Comal Sisi Utara Akan Ditutup Total

Konsultan Supervisi dari Satuan Kerja Pelaksana dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi Jawa Tengah, Ari Budiman menyatakan jembatan Comal sisi utara akan ditutup total mulai Selasa, 21 Oktober 2014.

Ari mengatakan, Penutupan jembatan itu untuk pekerjaan pembangunan konstruksi permanen. Diperkirakan akan ditutup sampai akhir November atau paling lambat hingga pertengahan Desember.

Sejak ambles pada pertengahan Juli, oprit atau penghubung jalan dan jembatan bagian barat Jembatan Comal sisi utara diperbaiki secara darurat dalam waktu sepekan, sebab saat itu bertepatan dengan musim mudik Lebaran.

Ari Budiman menjelaskan, Pekerjaan darurat tahap pertama dilakukan dengan memasang gorong-gorong baja atau armco pada oprit. Adapun pekerjaan darurat tahap kedua berupa pemasangan shoring atau penyangga jembatan sementara selesai dikerjakan pada 24 Agustus.

Sejak itu, jembatan sisi utara bisa dilalui kendaraan dengan berat maksimal 30 ton, sebelumnya jembatan itu hanya bisa dilalui kendaraan dengan berat maksimal 10 ton.

Ari menambahkan apabila konstruksi permanennya sudah selesai, jembatan sisi utara bisa dilewati tanpa pembatasan berat maksimal lagi.

Warga Jenggot Kirab Rakyat Untuk Sambut Presiden Dan Ketua RT Baru

Sejumlah warga di Kelurahan Jenggot, Kecamatan Selatan, akan menggelar Kirab Rakyat dalam menyambut Presiden baru terpilih Jokowi - Jusuf Kalla, pada Senin malam nanti sekitar jam 07.00.

Ketua Panitia Kirab Rakyat, Teguh Wibowo mengatakan, untuk menggelar kirab rakyat ini, warga gotong royong dengan iuran bersama.

Menurut Teguh, harapannya dengan acara ini warga di kelurahan Jenggot yang pada Pilpres kemarin ada selisih paham, bisa kembali terjalin kekompakan dan kebersamaan / untuk sama sama mendukung pemerintahan yang baru.

Teguh menambahkan, kirab rakyat ini juga sekaligus untuk melantik Ketua RT terpilih di kelurahan setempat. Diawali dengan RT yang terpilih dikirab dan dirias, kemudian dilantik sebagaimana pelantikan presiden di gedung MPR. Kemudian setelah itu dilanjutkan dengan makan bersama.

Perda Label Batik Pekalongan untuk Lindungi UKM

Maraknya produk tekstil bermotif batik di Pekalongan, yang di keluhkan sejumlah pengrajin dan pedagang batik cap dan tulis, membuat Pemkot perda nomor 6 tahun 2014 tentang penggunaan Label Batik Pekalongan.

Sebagai untuk melindungi dan melestarikan batik, Pemkot segera akan memberikan label resmi pada produk kerajinan batik asli yang diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO.

Sekretaris DPRD setempat, Sutarno mengatakan, label batik ini digunakan pengusaha atau pengrajin, sebagai identitas dan ciri batik tulis, batik kombinasi cap dan tulis, dan jenis batik cap.

Menurut Sutarno, upaya ini dilakukan untuk memudahkan konsumen dalam membedakan produk batik asli dengan tekstil bermotif batik yang marak beredar.

Dalam perda disebutkan, bahwa warna label batik menggunakan warna dasar hitam, dan warna tulisan untuk batik tulis menggunakan warna emas, batik kombinasi cap dan tulis dengan warna perak, dan warna putih untuk jenis batik cap.

Pemkot Gelar Doa Bersama Peringati Tahun Baru Islam

Sejumlah kegiatan, diantaranya yang meliputi doa bersama dan pengajian, akan digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1436 H yang jatuh pada Sabtu 25 Oktober mendatang.

Walikota Pekalongan Basyir Ahmad kepada Radio Kota Batik menjelaskan, untuk doa bersama tersebut rencananya akan di gelar di Masjid Jami Kauman, dimana akan diikuti oleh ribuan siswa siswi TPQ se-Kota Pekalongan.

Setelah do’a bersama, panitia rencananya juga akan menggelar kirab. Sementara masyarakat yang akan menggelar kegiatan yang sama, dihimbau untuk melakukan berkoordinasi dengan Pemkot.

Ratusan Babinsa dan Babinkamtibmas Se-Pekalongan ikuti Penyuluhan KB

Sekitar 150 orang Bintara Pembina Desa atau Babinsa dan Bintara Pembina keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Babinkamtibmas di Kota Pekalongan mengikuti penyuluhan Keluarga Berencana.

Acara yang mengambil tema Penggerakan Babinsa dan Babinkamtibmas dalam rangka peningkatan kepesertaan KB MKJB di Kota Pekalongan itu digelar di Ruang Serba Guna Kodim 0710, Senin, 20 Oktober 2014.

Dalam sambutanya, Dandim 0710/Pekalongan, Letnan Kolonel Infantri, Riza Anom Putranto menyatakan siap membantu pemerintah mengurangi laju penduduk dengan menugaskan para Babinsa untuk melakukan penyuluhan terkait program KB dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang.

Jumlah kelahiran sudah pasti menambah jumlah penduduk di tanah air. Saat ini Indonesia merupakan negara ke-empat yang memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia, setelah Cina, India dan Amerika Serikat. Ini yang perlu diantisipasi.

Sementara itu, Kepala BPMP2KB Kota Pekalongan, Agus Jati Waluyo menjelaskan, target pencapaian aseptor baru dan pembinaan akseptor aktif dapat tercapai, bahkan untuk perkiraan permintaan masyarakat atau PPM menjadi peserta KB baru sampai dengan bulan Juli 2014 dapat dicapai 77.34 persen.

Harga Telur Turun di Musim Hajatan

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Minggu, 19 Oktober 2014 | 00.06

Meski masih memasuki musim warga banyak mengelar hajatan, namun justru harga telur di Kota Pekalongan mengalami penurunan.

Di pasaran harga telur kini sekitar 16 ribu rupiah per kilo, padahal sebelumnya harganya mencapai 17 ribu rupiah per kilo.

Supplier Telur dan Ikan Pekalongan, David Santosa kepada Radio Kota Batik menjelaskan, harga telur dari peternak memang mengalami penurunan, dari sebelumnya 15700 rupiah per kilo, kini sekitar 15200 rupiah per kilo.

Menurut David harga telur cenderung turun kemungkinan karena sejumlah daerah pemasok telurdiantaranya di sejumlah daerah Jawa Timur, mulai mengalami kelebihan persediaan telur.

David menambahkan, diperkirakan harga telur masih akan cenderung turun sampai memasuki pergantian tahun baru Hijriyah mendatang, karena masyarakat tidak banyak yang menggelar hajatan.

Pemasangan Lampu Asmaul Husna Ditargetkan Selesai Akhir Tahun

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Sabtu, 18 Oktober 2014 | 23.54

Pemasangan lampu yang bertuliskan 99 nama Allah atau asmaul husna di sepanjang jalur pantura Kota Pekalongan ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini.

Kepada Radio Kota Batik, Kabid Tata Ruang, Pertamanan dan PJU Dinas Pekerjaan Umum setempat, Vita Marshinta Devi mengatakan, lampu asmaul husna yang sudah di pasang di sepanjang alur pantura mulai dari perbatasan Kota dan Kabupaten Batang hingga jalan Gajahmada ada 81 unit.

Vita menjelaskan dalam waktu dekat ini, sisanya yang berjumlah 18 unit akan dilanjutkan kembali pemasangannya hingga ke pintu kearah perbatasan antara Kota dan Kabupaten Pekalongan di Kelurahan Tirto.

Ibu bekerja harus tetap Berikan ASI eksklusif

Para Ibu pekerja di Kota Pekalongan diminta untuk tetap memberikan ASI eksklusif kepada bayi mereka, meskipun bekerja di luar rumah. Itu karena ASI merupakan makanan yang paling sempurna bagi tumbuh kembang bayi.

Kasi kesehatan anak remaja dan lansia Dinas Kesehatan setempat, Tri Nurtyasih kepada Radio Kota Batik mengatakan, pada ibu pekerja, sering kali mengalami kesulitan memberikan ASI ekslusif kepada bayinya karena keterbatasan waktu, dan ketersediaan fasilitas untuk menyusui di tempat kerja.

Hal itu menjadi suatu kekhawatiran tersendiri, mengingat banyak sekali manfaat dari ASI tersebut, misalnya untuk mencukupi nutrisi dan ASI ini mengandung anti body yang bagus.

Pihaknya mengklaim, kesadaran ibu memberikan ASI esklusif di Kota Pekalongan semankin meningkat, sebab tahun 2013 lalu capaian pemberian ASI hanya 54 persen saja.

Sehingga pihaknya akan terus melakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang pentingnya memberikan ASI esklusif untuk bayinya.

Dinsosnakertrans Harapkan 40 Perusahaan Ikut Job Fair

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Pekalongan menargetkan ada sekitar 40 perusahaan yang akan berpatisipasi pada gelaran jobfair, 26 hingga 27 November mendatang di Hotel Sahid Mandarin.

Kepada Radio Kota Batik, Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Dinsosnakertrans setempat, Heriyu Purwanto mengatakan, untuk menyerap lebih banyak tenaga kerja, ditargetkan akan ada sebanyak 40 perusahaan yang bergabung.

Target tersebut dinilainya realistis, sebab pada penyelenggaraan tahun lalu saja jumlah perusahaan yang bergabung ada sebanyak 45.

Padahal targetnya hanya 35 perusahaan saja. Heriyu menambahkan, sampai dengan saat ini, baru ada 8 perusahaan yang menyatakan siap bergabung, sehingga pihaknya membuka lebar bagi perusahaan di Pekalongan untuk bergabung dalam kegiatan jobfair tersebut.

Jelang Pelantikan Presiden Polres Pekalongan Tingkatkan Razia Di Jalur Pantura

Petugas dari Polres Pekalongan Kota memeriksa semua kendaraan yang mencurigakan di Jalur Pantura setempat, guna mengantisipasi gangguan keamanaan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

Wakapolres Pekalongan Kota, Komisaris Polisi Mashudi, kepada Radio Kota Batik mengatakan, razia pada kendaraan ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat.

Menurut Wakalporesta, Razia ini dilakukan pada siang dan malam hari, semua jenis kendaraan baik roda dua dan roda empat akan diperiksa.

Mashudi menjelaksan, Razia ini untuk mengantisipasi dugaan adanya bahan peledak maupun senjata api ilegal yang dimungkinkan akan digunakan untuk memperkeruh kondisi keamanan.

Mashudi menambahkan semua personil dikerahkan dalam razia ini, karena Kota Batik merupakan salah satu akses penting jalur darat menuju ibukota. Sehingga Polisi melakukan pengamanan ekstra ketat.

Perpu Pilkada, Kota Pekalongan Akan Miliki Dua Wakil Walikota

Walikota terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah Kota Pekalongan pada tahun 2015 mendatang, akan memiliki dua wakil walikota yang dipilih dan diusulkan pada menteri dalam negeri.

Ketua KPU setempat Abdul Basir mengatakan Kota Pekalongan yang berpenduduk lebih dari 250 ribu jiwa berpeluang memiliki dua wakil walikota sekaligus.

Hal ini merujuk pada Pasal 168 ayat 2 butir 3 yang menjelaskan Kabupaten, Kota dengan jumlah penduduk diatas 250 ribu jiwa dapat memiliki dua wakil Bupati atau Walikota.

Menurut Basir, Wakil Walikota akan diajukan oleh wali kota terpilih kepada menteri dalam negeri paling lambat 15 hari setelah penetapan hasil pilkada.

Basir menjelaskan, sesuai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang pencabutan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2014 tentang Pilkada, maka Pilkada Pekalongan hanya memilih calon walikota secara langsung.

(Anjar – Dirhamsyah)
 
Tune in : FM91.2 | Radio Kota Batik | News,Interaktif,Solutif
Copyright © 2011. Radio Kota Batik - All Rights Reserved
Dikelola oleh Crew RKB Published by Gietbram