Radio Kota Batik
News Ticker :

Berita Terbaru

Ristekin Buka Layanan Pusat Jurnal

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Sabtu, 25 April 2015 | 20.54

Kantor Riset dan Tehnologi atau Ristekin Kota Pekalongan membuka layanan cepat bagi mahasiswa, kalangan pendidikan maupun masyarakat umum yang sedang melakukan riset di Kota Batik.

Kantor Ristekin juga membuka layanan pengambilan data maupun jurnal secara online dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, untuk keperluan penelitan mereka.

Kepada Radio Kota Batik, Nur Slamet Kasi Riset di Ristekin mengungkapkan, pusat layanan yang terbuka untuk umum ini, memiliki fasilitas computer beserta akses internet.

Menurut Nur Slamet, Pengunjung dapat mengakses hasil riset, thesis dan juga jurnal penelitian baik nasional maupun internasional.

Nur menambahkan, pengunjung yang ingin memanfaatkan pusat layanan di ristekin, dapat datang pada jam kerja, dan akan dibantu oleh petugas khusus di kantor ristekin.

Wilayah Pekalongan Memasuki Awal Musim Kemarau

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau B-M-K-G Tegal memperkirakan wilayah Pantura Pekalongan mulai memasuki musim kemarau pada akhir bulan April ini.

Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Tegal, Laylia Isnaeni kepada Radio Kota Batik menjelaskan, dari perhitungan dasarian BMKG, awal musim kemarau di wilayah Pekalongan bagian Barat dimulai pada 10 hari akhir April hingga awal Mei mendatang.

Kondisi kawasan pantai utara itu berbeda dengan daerah bagian selatan yang banyak dipengaruhi oleh topografi alam dataran tinggi, sehingga awal musim kemarau lebih lambat dan musim hujan lebih cepat.

Laylia menambahkan, masyarakat dikawasan Pantura diminta untuk mewaspadai perubahan musim pada awal musim kemarau, sebab masih dimungkinkan akan turun hujan disertai angin kencang.

(Khanief - Dirhamsyah)

Persip Berharap Ijin Pertandingan dari Kepolisian Segera Turun

Manajemen Persip Pekalongan masih berharap, ijin penyelenggaraan kompetisi Divisi Utama 2015 dari pihak kepolisian nisa segera turun. Mengingat tenggat waktu yang tetapkan sudah semakin dekat.

General Manager Persip Pekalongan, Aam Ikhwan kepada Radio Kota Batik menjelaskan, meski belum ada ijin dari pihak kepolisian, namun Persip tetap menyiapkan segala hal yang diperlukan, untuk menggelar pertandingan perdana Minggu 26 April.

Lobi untuk mendapat ijin dari kepolisian ini memang dilakukan secara terpusat oleh PT Liga Indonesia, namun pihaknya tetap berharap ijin tersebut bisa sesuai jadwal dan tidak kembali mundur.

Aam menambahkan, jika ijin tidak juga turun dan kompetisi Divisi Utama 2015 terpaksa kembali diundur sampai dua pekan lebih dari jadwal, maka kemungkinan tim akan diliburkan sementara.

(Khanief - Dirhamsyah)

Pemkot Rencanakan Pemindahan Pasar Senggol

Pemkot Pekalongan merencanakan akan memindahkan semua Padagang Pasar Sugihwaras atau Pasar Senggol jalan dokter Cipto ke Pasar Sayun Baru di wilayah Kuripan.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Supriono mengatakan, kondisi pasar tersebut sudah sangat sepi, minim pemasukan dan sudah tidak layak untuk berjualan karena berhimpitan dengan pemukiman padat penduduk.

Akibatnya sepinya kondisi mereka, membuat banyak pedagang masih menunggak pembayaran retribusi hingga ratusan juta rupiah. Oleh karena itu Pemkot akan relokasi pasar ke tempat baru yang lebih representative.

Menurut Supriono, rencana relokasi masih mendapat penolakan sebagian pedagang, selain itu lahan di pasar Sayun Baru yang dipergunakan untuk menampung mereka masih belum selesai pembangunanya.

Sementara ketua Paguyuban Pasar Senggol, Mualimin mengatakan, sebagaian besar pedagang masih menolak untuk direlokasi, dan masih ingin mengetahui informasi yang mendasari relokasi pasar senggol tersebut.

(Dirhamyah)

Buruh Curi Buku di Perpustakaan Masjid Al Bina

Seorang buruh nekad mencuri sejumlah buku perpustakaan masjid Al-Bina Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, pada Rabu 22 April 2015.

Pelaku bernama Agus Purnomo 32 tahun warga Landungsari Pekalongan Timur. Tertangkap usai mengambil 45 buku milik perputakaan masjid yang disimpan di dalam almari.

Juru Bicara Polres Pekalongan Ajun Komisaris Polisi Dwi Nugroho mengatakan, melaksanakan sholat 2 rokaat, pelaku kemudian salam selanjutnya mengambil buku perpustakaan milik masjid tersebut dan dimasukan kedalam tas pungung warna hitam.

Namun aksinya ini diketahui oleh salah seorang ibu warga setempat yang kemudian melaporkan pada suaminya, yaitu Rasmani, yang kemudian mengintip gerak-gerik pelaku.

Rasmani akhirnya bisa menangkap pelaku yang mencoba kabur dengan mengunakan sepeda Jepang dan kemudian menyerahkan pelaku ke Mapolsek Pekalongan Barat.

(Dirhamsyah)

UN Kejar Paket B Di Kota Pekalongan Diikuti 214 Peserta

Sebanyak 442 siswa kejar paket B, dari berbagai Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat di wilayah Kota Pekalongan siap mengikuti Ujian Nasional yang akan digelar pada 4 hingga 7 Mei 2015.

Pelaksanaan UN kejar paket B ini, akan dilaksanakan di 4 lokasi yaitu PKBM Bendan Jaya, SMA Negeri 2, Pondok Pesantren Al-Mubarok dan Pondok Pesantren Darul Islah.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga setempat, Agus Marhaendayana mengatakan, waktu pelaksanaan UN kejar paket B ini, sama seperti UN Paket C yang dilakukan pada sore hari ini, dengan jumlah pengawas 28 orang.

Agus Marhaendayana mengaharapkan UN tingkat SMP, MTS sederajat di Kota Batik ini dapat berjalan lancar dan selurus siwa dapat mengukuti UN tahun ajaran 2015/2016 ini.

 (Regina – Dirhamsyah)

Pedagang Minta Ukuran Los di Pasar Sayun Baru Berbeda

Sejumlah pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Rongsok Pasar Sayun atau Prospan Pekalongan, meminta Pemkot untuk tidak menyamaratakan ukuran los dagang di pasar Sayun Baru.

Kepada Radio Kota Batik, Supriono Kepala disperindagkop dan UMKM setempat menjelaskan, bahwa ukuran los yang ditawarkan pada pedagang seluas 2x2 meter.

Supriono mengungkapkan, bahwa ternyata pedagang rongsok di pasar sayun, tidak hanya terdiri dari penjual rongsok saja. Sehingga mereka mengusulkan, agar ukuran los dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pedagang.

Supriono menambahkan, bahwa memang tujuan diadakannya acara musyawarah tersebut, agar dapat dicapai kesepakatan bersama antara pedagang dan pihak pemerintah setempat.

(Kharisma – Dirhamsyah)

Hujan dan Angin Kencang Masih di Pantura

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau B-M-K-G Tegal memperkirakan periode peralihan dari musim hujan ke musim kemarau di wilayah Pantura Pekalongan kemungkinan masih akan diguyur hujan.

Prakirawan BMKG Tegal, Laylia Isnaeni kepada Radio Kota Batik menjelaskan, di wilayah selatan jawa terbentuk pusat tekanan rendah, yang banyak menimbulkan awan.

Menurut Laylia, dengan Kondisi seperti ini diperkirakan bisa memicu timbulnya hujan, pada dua hari kedepan.

Laylia menambahkan, hujan yang turun dikawasan Pantura diperkirakan masih disertai angin kencang dan petir, sehingga masyarakat dihimbau untuk waspada.

(Khanief - Dirhamsyah)

Peluncuran Tim Divisi Utama Sementara Ditunda

Belum ada kejelasan pertandingan laga awal divisi utama tahun 2015, membuat rencana peluncuran tim Persip Pekalongan 2015 terpaksa ditunda.

Penundaan ini sebagai buntut dari belum turunnya ijin pertandingan dari pihak kepolisian, setelah Menpora membekukan PSSI serta belum selesainya pembuatan jersey persip.

General Manager Persip Pekalongan, Aam Ikhwan kepada Radio Kota Batik menjelaskan, konflik antara PSSI dan Menpora berimbas ijin keramaian dari Polres setempat belum juga turun. kelengkapan jersey untuk seluruh pemain memang sedikit menemui kendala dalam proses pembuatannya dari pihak produsen.

Aam menambahkan, untuk saat ini, waktu kepastian peluncuran tim belum bisa ditentukan, sebab pihaknya juga masih menunggu kepastian diputarnya roda kompetisi Divisi Utama 2015. (Khanief - Dirhamsyah)

Panitia POM Rayon 3 Jateng Masih Kesulitan Venue

Universitas Pekalongan sebagai tuan rumah penyelengaraan Pekan Olah Raga Mahasiswa Rayon 3 Jawa Tengah tahun 2015, mengaku masih kesulitan mencari venue untuk beberapa pertandingan olah raga yang diperlombakan.

Ketua KONI Kota Pekalongan Ricsa Mangkulla mengungkapkan, beberapa sarana dan prasarana untuk venue cabang bola basket belum di penuhi, sebab GOR Jetayu masih akan di pakai kejuaran bola voley.

Menurut Ricsa, Cabang Catur, Pencak Silat dan Karate akan diselengarakan di Kampus Unikal, sedangkan bulutangkis akan memakai gedung Aswaja.

Ricsa kepada Radio Kota Batik menjelaskan, bahwa dengan kondisi seperti ini, pembangunan Gedung Olah Raga Khusus mutlak diperlukan, untuk menunjang even-even olah raga yang diselengarakan di Kota Pekalongan.

Ricsa Menambahkan, pada even Pekan Olah Raga Mahasiswa Rayon 3 Jawa Tengah, yang meliputi eks karesidenan Pekalongan, Banyumas dan Kedu, akan mempertandingan 10 cabang olah raga.

Sarana yang dipersiapakan antara lain Stadion Kota Batik, GOR Jetayu, Kolam Renang Tirta Sari, Kampus Unikal, Aswaja serta sejumlah tempat futsal.

(Dirhamsyah)

Kantor Pos Siap Bagikan Dana PSKS Susulan

Kantor Pos Besar Kota Pekalongan menyatakan kesiapannya untuk menyalurkan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera tahap kedua mulai 27 sampai 30 April mendatang.

Koordinator PSKS Kantor Pos Kota Pekalongan, Hamid Wahidin mengatakan kepada Radio Kota Batik, Warga yang belum sempat mengambil dana PSKS tahap kedua, dipersilakan datang ke Kantor Pos Besar di Jalan Jetayu.

Menurut Hamid Wahidin, masih ada warga pemegang karti PSKS di Kota Pekalongan masih ada sebanyak 506 rumah tangga sasaran yang belum mengambil dana PSKS.

Hamid menambahkan, Syarat pengambilan juga masih sama dengan pengambilan tahap dua lalu, yaitu menunjukkan Kartu Perlindungan Sosial dan kartu identitas diri.

(Khanief - Dirhamsyah)

Kota Pekalongan Tuan Rumah POM Jawa Tengah 2015

Diposkan oleh Radiokotabatik pada Jumat, 24 April 2015 | 20.27

Kota Pekalongan ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Mahasiswa Rayon 3 Jawa Tengah tahun 2015 digelar pada 7 hingga 9 Mei mendatang. POM akan diikuti ribuan atlet dari 40 perguruan tinggi di Jawa Tengah.

Ketua KONI Kota Pekalongan, Ricsa Mangkulla kepada Radio Kota Batik mengatakan, berbagai persiapan tengah dilakukan diantaranya untuk menentukan venue yang digunakan untuk mengelar pertandingan.

Venues sejumlah penyelenggaraan pertadingan berbagai cabang olahraga yang dipersiapkan antara lain di Gedung Unikal, GOR Jetayu, Gedung Aswaja, serta di beberapa arena futsal.

Menurut Ricsa, sejumlah pertandingan untuk beberapa cabang olahraga memang harus diadakan terpisah karena kendala sarana dan prasarana.

Ricsa menambahkan, ada sepuluh cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Mahasiswa kali ini, yaitu cabang Tenis Lapangan, Bulu Tangkis, Catur, Futsal, Pencak Silat, Karate, Tenis Meja, Bola Voli, Renang dan Atletik.

(Khanief Al – Dirhamsyah)

Kasus Laka Turun Selama Operasi Simpatik Candi 2015

Selama pelaksanaan Operasi Simpatik Candi 2015 menunjukan turunnya angka kecelakaan lalu lintas jika dibandingkan tahun sebelumnya. Namun jumlah korban jiwa meningkat dari tahun sebelum.

Kabag Ops Polres Polres Pekalongan Kota, Komisaris Polisi Hartono mengatakan, data lakalantas selama operasi simpatik candi 2015 ada 4 kasus atau mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai 7 kasus.

Sedangkan korban meninggal selama operasi simpatik candi tahun ini yaitu 2 orang dan pada tahun lalu hanya 1 orang korban.

Hartono menambahkan, melihat angka kecelakaan yang turun maka dapat diartikan bahwa kesadaran masyarakat Kota Pekalongan dalam berlalulintas mengalami menunjukan peningkatan.

(Regina – Dirhamsyah)

Naskah Soal UN SMP Kota Pekalongan Diambil Lebih Awal

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pekalongan akan mengambil naskah soal Ujian Nasional untuk jenjang SMP/MTS sederajat pada hari Kamis 30 April 2015 atau lebih awal dari jadwal sebelumnya.

Kepala Dindikpora setempat, Agus Marhaendayana mengatakan, biasanya Tim akan mengambil naskah soal ke percetakan di Kudus pada hari Jum’at.

Namun karena hari Jum’at 1 Mei merupakan peringatan May Day yang menjadi hari libur nasional, maka pengambilan naskah soal maju menjadi hari Kamis 30 April.

Kepada Radio Kota Batik, Agus menjelaskan, naskah soal UN akan tiba di Kota Pekalongan pada hari Jum’at dini hari dan akan langsung di simpan di kantor Dindikpora setempat dengan dijaga oleh 2 orang polisi

Menurut Agus, pengambilan naskah soal UN lebih awal tersebut tidak menjadi masalah karena sudah sesuai dengan SOP yang diberikan.

(Regina – Drihamsyah)

Kakek Ditemukan Tewas di Dadirejo Tirto

Seorang kakek tanpa identitas ditemukan sudah meninggal dunia di Terminal Pasar Dadirejo, Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, pada Jum’at siang tadi.

Jenazah kakek tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga saat melintas di tempat kejadian yang kemudian melaporkan kepada Kepala Desa setempat.

Kapolsek Tirto, Ajun Komisaris Polisi Trismianto kepada Radio Kota Batik mengatakan, dari hasil penyelidikan di TKP, polisi tidak menemukan identitas dari mayat tersebut. Diduga mayat tersebut merupakan gelandangan, terlihat dari pakaian yang dikenakan kumal dan kotor.

Sementara ciri ciri mayat tinggi sekitar 160 cm, usia sekitar 65 tahun, dan rambut beruban. Kapolsek menambahkan, dari hasil visum dokter tidak diteumkan adanya tanda -tanda penganiayaan dan diperkirakan kakek tersebut telah meninggal sekitar 3 – 4 jam sebelum ditemukan.

Kapolsek menghimbau, jika ada warga yang mengetahui mayat tersebut bisa menghubungi Polsek Tirto atau langsung datang di kamar Jenazah Rumah Sakit Kraton.

(Okky N – Dirhamsyah)
 
Tune in : FM91.2 | Radio Kota Batik | News,Interaktif,Solutif
Copyright © 2011. Radio Kota Batik - All Rights Reserved
Dikelola oleh Crew RKB Published by Gietbram