Opini

"Keterlaluan,Cuma Merakit Kok Mengklaim Bikinan Sendiri"
KIAT Esemka, benar benar luar biasa……!!!. Bukan karena kehebatan mobil tersebut di jalan raya, tapi karena gaung beritanya yang sampai kini tak kunjung reda. Semua orang merasa terpacu untuk membahas yang satu ini. Banyak yang memuji, tapi tidak sedikit pula yang mencela.

Selengkapanya............

Facebook

Percepatan Layan E-KTP DisdukCapil Kabupaten Lakukan Sistem Jemput Bola

Kamis, 31 Mei 2012

Tingkat partisipasi warga Kabupaten Pekalongan dalam program KTP Elektronik mencapai 257.165 orang. Untuk mengejar target pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat akan melakukan jemput bola ke sejumlah lokasi.

Pihak Disdukcapil menargetkan perekaman KTP eletronik yang harus selesai pada bulan Oktober mendatang dengan kuota sebanyak 690.000 warga.

Wakil Ketua Panitia Pelaksanaan e-KTP Kabupaten Pekalongan Bambang Supriadi mengatakan pihaknya akan mengirim tim ke Lembaga Pemasyaratan ke kantor-kantor maupun ke Instansi sekolah.

Bambang menjelaskan pihaknya akan datang ke desa-desa terpencil untuk merekam 100 hingga 200 warga karena mereka tidak mampu datang ke kecamatan.

Menurut Bambang balam jemput bola perekaman e-KTP akan menggunakan alat yang didesain dan dirakit sendiri oleh Disdukcapil dengan dipandu dari Ditjen Adminduk.
Selengkapnya | komentar

PLTMH Petungkriyono Mulai Antisipasi Datangnya Musim Kemarau

Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro menyiapkan berbagai upaya untuk mengatasi berkurangnya debit air di Petungkriyono saat memasuki musim kemarau. Sebab untuk penerangan sebagian warga yang berada di wilayah memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro.

Pengelola PLTMH Curug Muncar Cahyadi kepada Radio Kota Batik mengatakan untuk antisipasi kekurangan air maka pihaknya akan menambah satu sumber air. Sehingga jika di total saat ini PLMTH sudah memanfaatkan 3 sumber air di wilayahnya.

Tiga sumber mata air tersebut diantara nya sumber air Curug Muncar, Kalibanteng dan Telaga Lunggu. Dari ketiga sumber air tersebut dapat menghasilkan daya sebesar 50 ribu watt.

Cahyadi menambahkan untuk saat ini kekurangan air belum dirasakan warga sekitar. Namun diperkirakan pada musim kemarau mendatang, debit air di tiga sumber mata air tersebut akan menurun.
Sehingga pihaknya terus menghimbau agar warga yang tinggal di wilayah sekitar Petungkriyono untuk bisa berhemat dan menggunakan air secukupnya saja.
Selengkapnya | komentar

Suhu Panas Di Kota Batik Capai 32 Derajat Celsius

Badan Meteorologi dan Klimatologi Tegal mencatat suhu udara siang hari di wilayah Pantura Pekalongan tertinggi mencapai 32 derajat Celsius. Kenaikan suhu tersebut sebagai dampak peralihan musim hujan ke musim kemarau.

Nur Zaman Kepala BMKG Tegal kepada Radio Kota Batik mengatakan suhu tersebut tergolong tinggi, sebab pada posisi normal suhu panas di wilayah pantura mencapai 30.5 derajat Celsius saja.

Namun warga juga masih harus mewaspadai suhu panas yang akan meningkat lagi ketika memasuki musim kemarau bulan Agustus – September yaitu bisa mencapai 34 derajat Celsius.

Nur Zaman menambahkan memasuki kemarau membuat produksi air menurun sehingga pihaknya menghimbau para petani agar waspada dan menghemat dalam penggunaan air.
Selengkapnya | komentar

Kondisi Cuaca Tidak Akan Terpengaruh Fenomena Transit Venus

Adanya fenomena transit venus yang akan terjadi pada tanggal 6 Juni mendatang tidak akan berpengaruh banyak terhadap perubahan cuaca di wilayah Pantura Pekalongan.

Kepala Badan Meteorologi dan Klimatologi Tegal Nur Zaman kepada Radio Kota Batik mengatakan, fenomena tersebut merupakan hal yang biasa.

Namun jika ada dampak maka yang akan berpengaruh terhadap pasang surut yang biasanya dipengaruhi daya tarik matahari dan bulan serta planet lain. Sehingga jika posisi itu lurus maka daya tarik semakin kuat dan pasangnya akan naik.

Seperti diketahui Transit Venus adalah peristiwa saat posisi planet berada di antara Matahari dan Bumi. Dimana akan terjadi pergeseran Planet Venus pada 5 dan 6 Juni mendatang.
Selengkapnya | komentar

Polda Periksa Ratusan Senpi Dan Kendaraan Polres Pekalongan Kota

Tim Biro Sarana dan Prasarana Kepolisian Dareah Jawa Tengah memeriksa senjata api dan kendaraan dinas milik anggota Polres Pekalongan Kota. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan senjata api maupun kelaikan kendaraan.

Wakapolres Pekalongan Kota Komisaris Polisi Budiharto kepada Radio Kota Batik mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan secara rutin dan insidentil supaya keberadaan senjata api milik anggota kepolisian terus terpantau.

Budiharto menjelaskan untuk pengunaan setiap amunisi oleh anggotanya wajib dilaporkan secara tertulis kepada atasan.

Wakapolres mengungkapkan pemeriksaan tersebut rutin dilakukan setahun dua kali. Khusus untuk pemegang senpi anggota harus lulu uji tes psikologi yang dilakukan di bagian psikologi Polda Jawa Tengah untuk mengantongi SIMSA.

Sementara itu dari hasil pemeriksaan Tim Biro Sarana dan Prasarana Ratusan senjata api serta kendaraan milik anggota dinyatakan aman dan laik untuk digunakan.
Selengkapnya | komentar
 
© Copyright Radio Kota Batik 2011 - Info Pekalongan | STAY TUNE FM91.2